BAKAR GHIROHMU!

Inilah da’wah.
Dan kau lemah?
Jangan.
Bangkitlah!

Belum seluruh harta kau infakkan seperti Abu Bakar.
Belum seberani Ali bin Abi Thalib yang menggantikan jasad Rasul saw ketika beliau dikejar musuh-musuh Allah.
Belum setangkas Kholid bin Walid yang senantiasa bergegas menyambut seruan jihad di medan laga.

Beginilah da’wah.
Dan kau lelah?
Tidak.
Semangatlah!

Sebab perhentian kita bukan di dunia.
Sebab istirahat kita hanya di jannah.
Sebab musuh-musuh Allah tak akan puas sebelum Diin ini padam cahayanya.
Sebab jika bukan engkau, siapa lagi yang ‘kan mengembalikan binar kemenangan
di masa silam?

Ya.
Inilah da’wah.
Jika kau lelah, berhentilah.
Tapi tidak berlama-lama.
Tapi tidak berleha-leha.

Sebab wajib kita lebih banyak dari waktu yang tersedia.
Sebab panji-panji itu telah terbai’at dalam kesungguhan jiwa yang setia.
Sebab engkaulah singa yang siangnyaberjihad tak kenal lelah.
Sebab engkaulah rabbi yang malamnya padat dengan munajat.

Sebab engkaulah Abu Bakar itu!
Engkaulah Khalid bin Walid!
Engkaulah Shalahudin Al-Ayyubi!
Engkaulah Yahya Ayyash, Imad Aqil, Muhammad Farahat, dan jutaan pahlawan Al Islam!

Jika kau lelah dalam da’wah…
Berhentilah.
Sebentar.
Sejenak saja.

Berhenti untuk mencari kekuatan diri.
Berhenti untuk menata ulang segala fikir, langkah dan hati.
Dan setelah kuat itu terhimpun, bangun segera!

Bangkitlah ‘tuk kembali ke medan jihad yang nyata.
Lawan nafsumu, bakar ghirohmu!
Dan songsonglah jayanya cahaya Islam-mu,
Atau kita buat janji untuk bersama berjumpa di surga,
melalui syahid di jalan-Nya!
Allahu akbar!!!

copas dari sini


35 thoughts on “BAKAR GHIROHMU!

  1. rainluminous said: ^_____^wihixixixi…Oh y mbk, bentuk2 dakwah kyk apa aja?

    lha.. koq ketawa gtu???xixixix.. =)buanyaaakkkk to.. bagaimana jadi generasi rabbani..?! mengajarkan dan sentiasa terus belajar quraan.. slah satunya..lewat tulisan, lewat usaha kita mengajak ke kebaikan dan mencegah kemungkaran di lingkunya sekitar kita..dengan bahasa sesuai “kaumnya”.. wallaahu a’lam..

  2. thetrueideas said: perlu juga senantiasa diingat, bahwa ghirah yang tinggi harus dilandasi oleh ilmu yang memadai, jika tidak maka sama halnya dengan cemburu buta

    syukron katsiir, pak..yup, SEPAKAT!!belajar & terus belajar..kaji ‘ilmu dan ‘amalkan.. insyaALLAAH.. =)

  3. subhanallah membaca tulisan anti tak terasa mataku basahjazakillah khoir ya ukhty al mahbubah…Allah tak akan menyiakan sekecil usaha kita untuk menolong agama-NYA.ana sepakat mari kita buat janji untuk bertemu disana.semoga ini menambah ghiroh kita.

  4. khoirunasihah said: subhanallah membaca tulisan anti tak terasa mataku basahjazakillah khoir ya ukhty al mahbubah…Allah tak akan menyiakan sekecil usaha kita untuk menolong agama-NYA.ana sepakat mari kita buat janji untuk bertemu disana.semoga ini menambah ghiroh kita.

    ini bukan tulisan saya ukht.. tulisan seorang sahabat,,=)yuk.. insya ALLAAH..=)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s