DIPINANG

K H I T B A H


Siapa pernah
dikhitbah?

Kapan?

Oleh siapa?

Dan… untuk
apa?

(lho, kok?)

Apa yang dirasakan saat dikhitbah?

Apa yang dipikirkan saat dikhitbah?

Apa yang terbayang saat dikitbah?

Pernahkah terlintas, seperti apa hidupku nanti—setelah
dikhitbah?

Hmmm… tak banyak yang merenungi, sebenarnya kita ini
sudah sering dikhitbah

Yup! Dikhitbah!

Sadar atau tidak sadar, sangat mungkin dalam satu
kehidupan kita dikhitbah

lebih dari sekali!

Berkali-kali, mungkin…

Saat terlahir di dunia, kita ”dikhitbah” oleh kehidupan
ini,

Saat pertama menginjakkan kaki di sekolah, kita
”dikhitbah” oleh pendidikan formal,

Saat masuk ke dunia kerja, kita ”dikhitbah” oleh
pekerjaan-pekerjaan kita,

Dan tentunya, saat ada ”proposal” menjemput ”kehidupan
baru”,

itu juga saat kita dikhitbah…

Bahkan saat kita berjanji, kita pun ”dikhitbah” oleh
janji itu!

Setiap kita, dengan begitu, pernah dikhitbah…

Nah, kalau begitu, apa yang dirasakan saat dikhitbah?

Pernahkah tepikir, konsekuensi dari kita menerima khitbah
itu?

Karena setiap orang mengalaminya,

seragamkah konsekuensi khitbah ini bagi semua orang?

Baiklah, namun, pernahkan terbersit, bahwa…

Ada satu khitbahan yang tidak semua orang mengalaminya

Khitbah ini, hanya orang-orang tertentu saja tang
terpilih…

Sebuah khitbahan, dengan konsekuensi yang sangat berat,

Sangat-sangat luar biasa berat

Karena jalan yang dilalui setelah khitbah ini

Bukanlah jalan yang bertabur semerbak bunga nan merona
warnanya

Tapi jalan yang terjal, berliku, berduri, cadas,
berbukit, berjurang…

Bukan dengan berjuta senyum manis, melainkan, boleh jadi,

Dengan bersimbah peluh dan berlinang air mata

Bukan dengan kebebasan malakukan apa saja,

Tapi sebaliknya, dengan pengorbanan bertubi-tubi

Terpinang seluruh jiwa, raga, waktu, tenaga, uang,
pikiran…

Oleh yang satu ini

Apa?

Hmmm… suatu saat, seorang Al Ustadz pernah berkata:

”Sesungguhnya, engkau telah terpinang oleh dakwah…

Yup, itulah Khitbah Dakwah…”


diambil dari sini lho

http://phay-wardani.blog.friendster.com/

[tiba2 teringat saat ia dan rekan2 menyampaikan haflah tentang ini]

51 thoughts on “DIPINANG

  1. aku pernah di-PINANG,.. yg di deket pondok indah itu kan??? *looohhhh* heheJFS,.. ^_^ betul sekalih,. jln dakwah itu terjal, berliku, berduri, cadas,berbukit, berjurang…tetep semangaaaatttt,…..!!!!!

  2. mayangfi2007 said: aku pernah di-PINANG,.. yg di deket pondok indah itu kan??? *looohhhh* heheJFS,.. ^_^ betul sekalih,. jln dakwah itu terjal, berliku, berduri, cadas,berbukit, berjurang…tetep semangaaaatttt,…..!!!!!

    bukan… yang buat tujuh bekasan ituh loh po’onnya.. xixixix.. =)JFC.. =) wuih.. cadas, berbukit, berjurang.. hohor euy.. peace..yup, smangaD!!!

  3. rainluminous said: Pas sekali bacanya. T.Tlagi dilemaaa. ^_____^syukron mbak.

    haduh.. dilema apa ini.. diantara dua pilihan ya?!kalo di kuliah logika ga cuma dilema, ada trilema juga, xixixix..’afwan ky.. =)

  4. muhammadalfatih said: Cakep,trminologi baru ataw filosofi tingkt tinggi?hehe

    makasih, *plak.. hehe.. ini bukan tulisan saya.. tulisan sahabat sayawah.. apa ya.. khayalan tingkat tinggi.. hihi

  5. mengejarmimpi said: postingan yang ‘menyadarkan’ yaa.. makasih fajar. ^^

    hu’uh.. ‘menyadarkan’..sama-sama sensei…rindu.. lama tak muncul.. kemane aje.. sehat to?

  6. ya Rabb memanglah jalan ini sangat terjal kami lalui dan kami tak kan mampu tanpa pertolongan-Mu. maka tolonglah kami, ingatkan bila hati mulai futur, kumpulkan kami dengan orang2 yang berjuang dijalan-Muagar istiqomah gerak ini, agar dinamis langkah ini mencapai cinta dan kemenangan agama-MU.Jazakillah ya ukhty pengingat yang mantab. semoga konsisten dengan komitmen awal.yaitu dijalan dakwah kita melangkah

  7. khoirunasihah said: ya Rabb memanglah jalan ini sangat terjal kami lalui dan kami tak kan mampu tanpa pertolongan-Mu. maka tolonglah kami, ingatkan bila hati mulai futur, kumpulkan kami dengan orang2 yang berjuang dijalan-Muagar istiqomah gerak ini, agar dinamis langkah ini mencapai cinta dan kemenangan agama-MU.Jazakillah ya ukhty pengingat yang mantab. semoga konsisten dengan komitmen awal.yaitu dijalan dakwah kita melangkah

    ya ALLAH.. aamiin ya RABB..jazaakillaah khoyr ya ukhty..begitu indah do’a2 yang anti lantunkan..semoga ISTIQOMAH..sampai bertetangga di syurgaNYA, insya ALLAAH..aamiin..=)

  8. najmaz said: mimik mbak,ni aer galon asli dari gunung merapi. . .Wkwkwkwk-jalan 1st menjalankan misi-

    sampe digawakke seka gunung merapi..huehehehecie..cie.. mission possible..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s