Mengajak kepada Kebaikan (amal kebaikan) = Lebih mudah dibanding Mencegah terjadinya Kejahatan (dosa)

Cerita nyata ini dialami oleh temanQ dalam suatu Kajian keIslaman / Ta’lim di salah1 masjid di Yogyakarta

Alkisah dalam Ta’lim tersebut, Sang Ustadz berkata

“Saat kita mengajak teman/orang lain utk mengikuti suatu kajian keIslaman/Majelis Ta’lim, kemungkinan terburuknya adl, dia bakal menolak&menjawab:”Maaf, saya sudah ada acara”, “Wah, saya sudah ada janji sama teman”, atau kalimat2 penolakan yg halus & seMaksud dengan itu”

Lalu, Beliau juga berkata:

“sebaliknya, saat ada teman kos yang sedang asyik berpacaran di kos kita, & kita mengingatkannya, bisa jadi yang bersangkutan bakal menjawab dengan kersas:”Ah, kamu bisa berkata begitu, itu kan karena kamu jomblo”, “Kalo pengin, mbok ya cari (pacar) sendiri sana, ga usah ganggu urusan orang lain”, atau kalimat2 penolakan yang lebih Pedas dari kasus pertama di atas”




Begitulah realita di sekitar qta, Mengajak kepada kebaikan itu relative lebih muda daripada Mencegah terjadinya kemunkaran…….

Padahal, meskipun setiap orang akan menanggung amalnya perbuatannya masing2, namun secara langsung/tidak langsung, orang yg tidak melakukan kejahatan/dosa tsb akan ikut “mencicipi” azab di dunia (&mungkin juga di akhirat) sebagai akibat dari kejahatan/dosa yg dilakukan tetangga/lingkungan sekitar kita.


copas dari blognya friski..=) disini..

http://freesky-cahya.blog.friendster.com/2008/02/buletin-7-feb-08/

Advertisements

6 thoughts on “Mengajak kepada Kebaikan (amal kebaikan) = Lebih mudah dibanding Mencegah terjadinya Kejahatan (dosa)

  1. kameradmukhtarov said: ho’oh ya… ni gw juga lagi pusing. ngadepin masalah yang sama.antara dua pilihan: hantem aja apa dibiarin…

    hemmm…hantem pake cara ‘alus’ mungkin ga?

  2. yah begitulah…tp kadang cara mujarab adalah dgn mengajak org tersebut dalam kebaikan terus menerus, meskipun dia masih bergelimang dgn kesalahannya…lambat laun insya Allah sadar sendiri seiring dengan keimanannya .

  3. adamdesign said: yah begitulah…tp kadang cara mujarab adalah dgn mengajak org tersebut dalam kebaikan terus menerus, meskipun dia masih bergelimang dgn kesalahannya…lambat laun insya Allah sadar sendiri seiring dengan keimanannya .

    suka ini…sepakat banget…=)syukron..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s