Mati Bagiku Tidak Masalah

Khubain bin ‘Adi ra., utusan Rasulullaah saw yang dikirim bersama sepuluh sahabat ra lainnya untuk memata-matai musuh tertangkap. Ia disiksa dan dibunuh dengan cara disalib di pohon kurma dan dipanah. Sebelum disalib ia minta diberi kesempatan untuk shalat. Ia pun shalat dengan khusyu’. Dua rakaat, dua rakaat lagi, lagi dan lagi…

Ia sangat menikmati shalatnya. Seusai salami a berpaling kepada para algojo yang telah menantinya, seraya berkata, “Demi Allaah, kalau bukan khawatir kalian menyangka aku takut mati, niscaya aku akan melanjutkan shalatku…” Kemudian ia mengangkat tangan dan berdo’a, “Ya Allaah, susutkan bilangan mereka. Binasakan mereka hingga musnah…!” Setelah itu ia menatap satu persatu wajah para algojonya seraya bersya’ir,

Mati bagiku tidak masalah

Asalkan dalam ridla dan rahmat Allaah

Dengan jalan apa pun kematian juga terjadi

Asalkan kerinduan kepada-Nya terpenuhi

Aku berserah diri kepada-Nya

Sesuai takdir dan kehendak-Nya

Semoga rahmat dan berkah Allaah tercurah

Pada setiap sobekan daging dan cucuran darah

Sehari sebelum penyaliban dilakukan, Khubaib ra diikat di dekat rumah Harits. Salah seorang putrid Harits menjenguknya. Tiba-tiba ia berteriak memanggil kaum Quraisy untuk menyaksikan sebuah keajaiban. “Demi Allaah,” katanya, “saya melihat Khubaib menggenggam setangkai besar anggur dan memakannya…sedangkan ia terikat kokoh pada besi. Padahal di Mekah tidak ada sebiji anggur pun…”

[nyomot dari buku “Quantum Dakwah dan Tarbiyah” hal 246-247]

20 thoughts on “Mati Bagiku Tidak Masalah

  1. putrilan9it said: Subhanalloh…*kirain kisah perang kemaren eh boleh nyomot* :D

    =)*ha? kisah perang kemaren? maksudnya? hehe ga dong.. iya e.. nyomot* =)

  2. hansoul said: Khubain bin ‘Adi ra keren banget…bisakah seperti beliau??

    itulah generasi pertama didikan Rasulullaah, generasi yang tidak akan ada yang lebih baik..insya Allaah bisa..asalkan kita MAUdengan kemauan akan ada kesungguhan

  3. cod3silence said: klo artinya Kobarkan / mengobarkan asal katanya waharridil klo ga salah harridh, u’ridhuu dll wallohu ‘alam (masih blepetan arabnya) :D

    sip2… matur nuwun..=)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s