Marfu’, Maushul, Mauquf, Mursal, Mudallas, Maq-thu’

Cihuy.. akhirnya bisa ngelanjutin belajar pengantar ‘Ulumul Hadits yang sempet tertunda karena bukunya dipinjem..hehe

Ni lanjutan dari posting sebelumnya (doeloe)

Yang ini

Sedikit pengantar tentang “kompas dan petunjuk jalan darinya”

Trus ini

Auwal sanad dan akhirnya; Shifat-shifat rawi; Bagaimana mengetahui shifat-shifat rawi?

(diklik ja kalo mau baca)

Sekarang lanjut.. hehe

Fashal 8 : Marfu’, fashal 9 : Maushul, fashal 10 : Mauquf, fashal 11 : Mursal, fashal 12 : Mudallas, fashal 13 : Maq-thu’

FASHAL KE 8

M A R F U ’

Satu Hadits yang diriwayatkan dari Nabi saw oleh seorang rawi kepada seorang rawi hingga sampai kepada ‘ulama mudawwin seperti Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan lainnya dinamakan Hadits Marfu’, yakni Hadits yang riwayatnya diangkat sampai kepada Nabi saw.

Kalau ada perkataan Ahli Hadits bahwa Hadits itu dirafa’kan oleh seorang oleh seorang shahabi, seperti Ibnu ‘Umar, umpamanya, maka maqshudnya bahwa Ibnu ‘Umar katakana Hadits itu dari Nabi saw bukan dari fatwanya sendiri.

Jika ada perkataan di kitab-kitab Hadits bahwa Bukhari, Muslim, Abu Dawud atau lain-lain pencatat Hadits rafa’kan sesuatu Hadits, maka ma’nanya bahwa ia unjukkan buat Hadits itu sanad yang sampai kepada Rasulullah saw, bukan hingga shahabat sahaja.

Apabila kita bertemu omongan ahli Hadits bahwa Hadits itu tidak shah rafa’nya, berarti bahwa Hadits itu tidak sampai sanadnya kepada Nabi saw tetapi sampai kepada salah seorang shahabat sahaja, umpamanya.

Kalimat marfu’ ghalibnya, dipakai buat Hadits Nabi saw.

Kalau kita bertemu perkataan ‘ulama tentang satu Hadits bahwa Baihaqi tarjihkan rafa’nya, berarti bahwa Hadits itu ada yang anggap Marfu’ ada yang anggap Mauquf’, tetapi anggapan yang kuat ialah Marfu’.

FASHAL KE 9

M A U S H U L

Hadits yang sanadnya sampai kepada Nabi saw dengan tidak putus, dinamakan Maushul atau Mut-tashilus-sanad, ya’ni yang disambung sanadnya yang tidak putus sanadnya.

Perkataan Maushul ini dipakai juga buat sanad atau riwayat atau a-tsar shahabat atau tabi’in yang tidak putus.

Apabila ‘ulama berkata bahwa Tirmidzi washalkan Hadits itu, ma’nanya Tirmidzi bawakan bagi Hadits itu atau bagi a-tsar itu sanad yang tidak putus.

FASHAL KE 10

M A U Q U F

Fatwa shahabat atau anggapan shahabat sendiri yang diriwayatkan kepada kita, dinamakan Mauquf ya’ni terhenti sampai di shahabat, tidak di nabi saw.

Satu rangkaian perkataan yang dikatakan Hadits, apabila kita periksa sanadnya dan terdapat hanya sampai shahabat, tidak sampai Nabi saw, maka dinamakan juga Hadits Mauquf.

Jika ada ‘ulama Hadits berkata bahwa hadits itu diwaqafkan oleh Tirmidzi, maqshudnya ialah bahwa Tirmidzi unjukkan atau bawakan sanad yang hanya sampai kepada shahabat, tidak kepada Nabi saw.

Perkataan ‘ulama tentang satu Hadits bahwa mauqufnya lebih rajih maqshudnya bahwa Hadits itu diperselisihkan : apakah ia Mauquf atau Marfu’, tetapi lebih rajih (berat) ialah Mauqufnya.

FASHAL KE 11

M U R S A L

Apabila seorang tabi’i yang tentunya tidak bertemu nabi saw berkata : Telah bersabda Nabi saw …………………, maka yang ia riwayatkan itu, dinamakan Hadits Mursal, ya’ni yang dilangsungkan kepada Nabi saw dengan tidak pakai perantara shahabat.

FASHAL KE 12

M U D A L L A S

Jika seseorang berkata bahwa Hadits ini dari si-anu, atau si anu berkata, si-anu ucapkan, dan lain-lainnya, dengan tidak pakai “kepada saya”, maka perkataan-perkataan itu tidak menunjukkan dengan tegas bahwa si-anu itu telah sampaikan kepadanya dengan langsung, karena bisa jadi dengan perantaraan seseorang yang tidak terkenal.

Hadits yang diriwayatkan dengan tidak tegas sampainya dari seseorang ke seseorang dinamakan Mudallas; dan seorang yang mentadlis (orang yang menyebut dengan samar-samar) itu dinamakan Mudallis.

FASHAL KE 13

M A Q – T H U ‘

Hadits yang sanadnya sampai kepada Rasulullah saw dinamakan Marfu’, dan yang sampai kepada seorang Shahabi dinamakan Mauquf; dan yang sampai kepada seorang Thabi’I atau sebawahnya dinamakan Maqhthu’.

#masih bersambung insya Allaah..=)

Hemm.. jadi makin merenung, luar biasa perjuangan para imam ahli Hadits untuk memilah-milah Hadits.. sementara diri ini.. belajar yang udah tinggal ngadep ja males..

27 thoughts on “Marfu’, Maushul, Mauquf, Mursal, Mudallas, Maq-thu’

  1. Kitab 9 Imam merupakan program komputer berbasis Windows yang berisi lebih dari 60 ribu hadits dari kitab-kitab Hadits yang disusun oleh 9 Imam Hadits terkemuka.Contents: * Lebih dari 60.000 hadits disertai data yang lengkap * 9 pilihan kitab Imam Hadits yang tersohor * Data perawi hadits * Sanad / jalan sampainya hadits * Data hadits pendukung (Takhrij) & Komparasi Hadits * Ilmu Hadits ringkas dan mudahPlus: * Indeks Hadits * Kumpulan Hadits berdasarkan kategori * Komparasi Hadits * Pencarian & Penyalinan Teks Arab dan Indonesia * Biografi 9 Imam Hadits * Daftar RawiSystem Requirements:Pentium III 600MHZ (P.IV recommended)RAM 128MB (256MB recommended)Windows 98, 2000, XP SP1, XP SP2, Vista, Windows 7.

  2. mayangfi2007 said: kemaren seru yah kopdaran MP jogja ???haduuhh gw kangen jogja

    aku ga ikut ma.. sedang terkapar.. hehe..katanya si gtu..tapi aku cuma kenal Mp-ers Jogja dikit.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s