“dia” menepuk pundakku (Tulisan Dalam rangka mengikuti lomba puisi ramadhan “Zahiya Cute”)

tap..tap..tap..
perlahan namun pasti ia mendekat
dengan langkah tegap membuatku tercekat
menatapku lekat
menyapaku dengan hangat..
“wahai, engkau.. iya..dirimu..”
ia bertutur padaku..
“bagaimana kabarmu?”
kalimatnya membuatku tersipu
“dulu..
kau begitu berseri menyambutku..
bersama bocah-bocah cilik kawan ngajimu..
ya.. masa kecilmu itu..
dengan senyum mengembang kau jemput hadirku..
masihkah sama semangatmu?”
“tahun demi tahun berjumpa
meski dengan panglima yang tak sama
mmm.. qolbumu berbeda
sudahkah kau jumpai malam seribu bulanNYA?
atau.. terampunikah segala dosa-dosa?”
tersentak..
kaki ini tak sanggup lagi berdiri tegak
hati bergejolak
teringat tingkah congkak
yang membuat semua mungkin tertolak
arggghhhhhh…..
kembali ia lanjutkan untaian kata
“tahun lalu, saat perpisahan antara kita
tangismu pecah seketika
kau tampak begitu dekat denganNYA
ketika bersama 11 saudaraku, masihkah terjaga?”
mulut ini terkatup
serasa udara tak bisa kuhirup
namun kata-katanya seolah belum cukup
“engkau tau pasti di quraanNYA
akulah bulan yang dipilihNYA
untukmu berpuasa agar kau bertaqwa
jangan lagi sia-siakan persuaan kita
malulah pada saudaramu di Palestina
meski dengan segala penindasan atas mereka
ribuan penghafal quraan siap diwisuda”
kini, meski dalam diam tekad ini membaja
untuk menebus semua
dengan fikir, raga, jiwa
segenap yang kupunya
bisa jadi ini kesempatan terakhir untuk bertemu
atau bahkan umurku tak sampai di situ
berharap masih diberi waktu
kumohon Yaa Rabbku
##aku tak pandai merangkai kata
apalagi memasaknya menjadi hidangan penuh selera
aku hanya belajar mencari makna
darinya yang sebentar lagi tiba
mencoba mengeja
meski dengan terbata
menyusun laiknya batu bata
milik gedung menjulang di tengah kota##
Advertisements

mereka yang senantiasa terpaut.. di hatiku..

Hari ini berasa diperhatikan sepenjuru teknik.. sosok2 sahabat di Teknik dari yang udah merantau ke Jakarta, Tangerang, dll ikut nimbrung..qeqeqe..

Yah, gara2 satu orang yang ikut2an gaya woro2q..hehehe..

Dan hanya gara-gara sms nanya nomer kagak takjawab..kejadian hari ini terjadi sudah..

Pasrah..

Masya Allaah..

Cukup menguras air mata..

Meski hanya melihat rangkaian huruf dalam pesan singkat penuh makna..

Do’a mengalir dari sahabat2 yang lama tak qsapa.. rindu………..

Perhatian-perhatian tulus.. sampe bikin aku mesti isi pulsa lagi..wkwkwkwk *dasar fajar pelit*

Sampe ditelpon, disms.. pada takjawab becandaan semua..

*dudulznya aku*


Dapet nasehat

many people care about you but the answer is do you care about yourself?

*bener ga ya grammarnya..keknya tadi bunyi smsnya gtu si.. lupaaaa..

Nah loooooooo.. dzolim kowe jar..

Huehehe..jleb..jleb..jleb..

Dari sang suryaq (suryani) juga qperoleh nasihat..

‘Ishbirii ya ukhty.. “Fa innii qariib” sesungguhnya AKU dekat demikian firman Allaah dalam QS Al-Baqoroh 186.

Sambutlah, urai segalanya di atas sajadah cintaNYA. Semoga dengan seua ini, pada akhirnya kau semakin terang Fajar ^_^’

Wuaaaaaaaaaaaaaaa….. asli nangis aku baca..hhehehe..

Ada lagi..

“Ukhuwah tak mengenal kesudahan..

Ia mengiringi kita dalam hidup sebagai penyejuk..

Menyapa kita dalam kesendirian yang melelahkan & menjaga kita tetap dalam senyum.

Ukhuwah adalah persaudaraan yang kekal..

Ia tak mengenal kejenuhan..

Ukhuwwah selalu punya sesuatu untuk dibagi, meski hanya sebuah nasihat atau sebait do’a yang tak nampak”

Yaa Robb, tak kuasa qbendung tangis itu..

Mereka.. ya.. mereka yang mungkin sering kubuat sakit hati karena galakq..hehe..karena kerasq..n_nv

Kembali membuatq teringat masa-masa di teknik dulu

Yah, hal tersirat dari mereka sanggup qtangkap… sekarang gentian..hehehe..=)

Sahabat2q.. yang meski sudah jauh di mana2..

Satu isyarat tersembunyi telah kalian peroleh..

Maafkan egoq.. yang tak bisa dan tak sanggup menjelaskan semua..*oppppoooo too yoooooo

Smoga persahabatan ini kekal hingga jannahNYA

*Untuk ochieq.. maaf, bukan tak mau berbagi.. tapi ini tak bisa kubagi..

=)


tiba2 liat gambar ini inget kegilaanq di teknik dulu tentang gebrakan Palestin..hehe

milih rambat kanan apa kiri?? [pesen simbah]

tiba2 ja teringat mbah kakung =)

belajar dari alam & sawahnya simbah..

simbah dulu pernah nasehatin..sambil nunjukin taneman rambat.. dua macam tanaman rambat.
satu mbayung, satu gadung.
pada tau “mbayung” ga?
apa ya.. bahasa Indonesianya.. masa Lembayung..sama ga sie?
sama pohon “gadung”..
semacam umbi rambat gitu.
dua taneman itu merambat di pohon.
simbah minta kami perhatiin dari depan pohon yang tempat rambatan ntu..
kata simbah (pake bahasa jawa pastinya..)
liat deh..
kalo merambatnya mbayung.. arahnya ke kanan..naik terus..
[kalo diliat dari atas.. berlawanan arah jarum jam]
kalo merambatnya gadung.. arahnya ke kiri.. naik terus..
[kalo diliat dari atas.. searah jarum jam]
*bingung ga?? ngerti kan maksud fajar??*

nah.. kalo mau diperhatikan lagi..
mbayung itu tanaman rambat yang ga ada durinya..=)
sementara gadung tanaman rambat yang banyak durinya.. dan beracun, enak sie kalo udah jadi keripik.. tapi kalo salah cara ngolahnya bisa2 mendem (bahasa jawa dari mabok keracunan)

simbah pesen.. dari tanaman rambat ja kita bisa belajar..
bahwa hiduplah seperti tanaman rambat tanpa duri yang berputar terus ke kanan..
jangan seperti tanaman rambat yang berduri berputar ke kiri beracun pula..

tapi dari yang berputar ke kiri dan berduri + beracun itu.. kalo kita bisa pintar mengolahnya bisa jadi ceriping gadung yang enyakkk enyakk enyakkk..hehe..

*spesial buat sesamefajar.. hehe.. maaph ye.. terinspirasi dari kisahmu..=) jangan sedih.. key..
*ikut2an nulis sek
ali jalan..lagi belajar

[bukan] Hanya Teriakan Semu?

[bukan] Hanya Teriakan Semu?

Kau memang takkan pernah pahami kesenduan ini tercipta bagi diri yang muak akan tirani dan kepengecutan sosok-sosok pembebas negeri.

Kau pernah berkata, mereka menyebutnya mantan pejuang, pahlawan.. argh.. buang saja istilah itu ke sisi makam taman Kalibata. Atau di pojok-pojok gubuk reot rakyat jelata. Brak!

Kau diam.. lagi-lagi.. simfoni ini tak kunjung usai, kugubah dalam balutan nuansa syahdu lirih penuh ironi. Sekali lagi, ini bukan buaian lagu nina bobok pengantar bocah manis menemui mimpi. Di malam senyap ditemani sang nyamuk yang terus mengintai dengan berani. Ini hanya teriakan penuh misteri di belantara hutan perjuangan abadi..

Kau akan tahu.. ini bukanlah teriakan semu. Pegang kata-kataku!

*dalam rangka ikutan arisan katanya mr topenkkeren di sini

ketika menulis adalah jalan kearifan

ketika menulis adalah jalan kearifan
kalimat demi kalimat adalah semangat
ketika menulis adalah jalan kearifan
bahkan bergembira pun punya alasan
ketika menulis adalah jalan kearifan
sekecil apapun fakta selalu punya makna
ketika menulis adalah jalan kearifan
kata-kata senantiasa jadi tanggung jawab
ketika menulis adalah jalan kearifan
berbagi ide berarti berbagi manfaat

[Sekolah Menulis Kearifan Tarbawi]


untukmu sahabat..(ini bukan puisi)

jangan kau tanya apa yang telah sahabatmu berikan
tapi tanyalah apa yang telah kau berikan padanya..

karna jika kau sampai menganggapnya sahabat..
pasti banyak hal untukmu yang telah ia berikan..

ketika kau mencari sahabat hanya saat kau butuh bantuannya..
pertanyakan lagi makna persahabatan kalian..

mungkin, banyak orang yang bisa mendengar apa yang kita katakan..
tapi sahabat adalah yang mendengar apa yang tidak kita katakan..

pertanyaannya apakah sudah kita mendengar apa yang tidak sahabat kita ungkapkan..
jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..

mungkin kita bisa berbagi suka ke semua manusia..
tapi berbagi duka.. hanya sahabatlah yang akan menerima..

pertanyaannya sudahkah kita siap menerima “duka yang dibagi” sahabat kita?
jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..

ah.. sahabat, ia tak akan menghindarimu saat kau ada masalah..
ia akan mencoba membantu memecahkan dengan apa yang ia punya..
meskipun kau belum bercerita..
dia akan berusaha mengerti posisimu & menguatkanmu dengan caranya..

pertanyaannya sudahkah kita jadi sahabat yang baik yang tak akan menghindar saat sahabat kita sedang menghadapi masalah?
jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..

sahabat.. ialah cermin.. saat kita benar.. dia akan berkata benar tanpa melebih-lebihkan.. saat kita salah.. dia akan menegur kita dengan yang ia punya..
dan sebagai sahabat tak akan marah saat kesalahan ditampakkan di depan kita..

pertanyaannya sudahkah kita jadi sahabat yang baik yang menjadi cermin atas laku sahabat kita, atau yang tak akan marah saat sahabat kita menegur atas khilaf kita?
jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..


Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hari kiamat. Ia berkata, “Kapan hari kiamat terjadi?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam balik bertanya, “Apa yang telah engkau persiapkan untuknya?” Ia menjawab, “Tidak ada sama sekali. Hanya saja, sesungguhnya saya mencintai Allah dan Rosul-Nya.” Maka beliau bersabda, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas pun mengatakan, “Tidaklah kami berbahagia dengan sesuatu seperti halnya kebahagiaan kami dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas berkata, “Karena saya mencintai Nabi, Abu Bakar dan Umar. Dan saya berharap saya bersama mereka karena kecintaan saya kepada mereka, meskipun saya tidak beramal seperti amal mereka.” (HR.al-Bukhari kitab al-Jumu’ah bab man intazhara hatta tudfan 5/12 no.3688,Muslim 8/42 kitab Al-Birr wash shilah wal aadaab, bab al-Mar’u ma’a man ahabba 8/42 no.6881)

smoga sahabat-sahabat yang kita cintai pun yang bisa menyampaikan kita ke syurgaNYA..

pernah baca tulisan tentang sahabat..

Sahabat Adalah….

Sahabat adalah orang yang kau sukai dan menyukai mu.

Sahabat adalah tempat kau menjadi dirimu.

Sahabat adalah orang yang menghargai kelebihanmu dan tidak keberatan dengan kekurangan mu.

Sahabat adalah tempat berbagi suka maupun duka.

Sahabat adalah orang yang mengerti perasaanmu tanpa harus kau ucapkan.

Sahabat adalah orang yang ikut merasakan kesedihanmu, mencoba membahagiakanmu dan ikut berbahagia dengan bahagia mu.

Sahabat adalah orang yang berani berkata jujur hanya untuk kebaikan mu.

Sahabat adalah orang yang akan selalu ada ketika kau memerlukan bahu untuk menangis.

Sahabat adalah orang pertama yang akan memberikan selamat untuk kesuksesan mu tanpa berharap mendapatkan sesuatu darimu.

Sahabat adalah orang yang mengingatkanmu ketika kau lupa, menegurmu ketika kau salah dan menuntunmu ketika kau tersesat.

Sahabat adalah orang yang mengulurkan tangan nya ketika kau dalam kegelapan.

Sahabat itu bukan kenalan karena kenalan adalah orang yang kau ketahui namanya, sering kau temui tetapi kau tak akan pernah mau berbagi hidupmu dengan mereka.

Sahabat dicintai bukan karena kau jatuh cinta padanya, tetapi karena kau memikirkan merindukan nya ketika dia tidak ada.

Sahabat adalah permata yang sukar dicari, kehilangan sahabat adalah kehilangan bagian dari hidup mu maka jangalah kau sia-siakan sahabat mu, karena dengan sahabatlah dirimu menjadi lengkap.



Sahabat sejati, mengingatkan ketika kau lupa,

Menunggu selamanya saat kau berkata; “Tunggu sebentar yaa…”

Saat banyak yang harus kau kerjakan ia menawarkan; “Ada yang bisa ane bantu…??”

“Sahabat sejati, indah bila Allah dijadikan dasar persahabatan, bahkan lebih indah jika Allah menjadi tujuan…


#pertanyaannya..sudahkah kita menjadi sahabat yang baik untuk sahabat-sahabat kita?
maafkanq.. sahabat-sahabatq.. aku belum layak menjadi sahabat yang sesungguhnya.. tapi aku belajar untuk itu.. aku sungguh minta maaf atas semua khilafq.. dan ketidakpahamanq padamu..
[terinspirasi nulis ini.. coz hari ini sahabat2q berkumpul untuk membantuku.. sahabat2 terbaikq.. aku sangat merindukan mereka.. hehe]

spesial..untukmu sahabatq yang satu itu.. kangen minum es teh bareng..

Qul, amantu billahi tsumma itstaqim!

Ada satu keadaan dimana orang yang duduk lebih baik dari orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari.

Maka ada waktunya kita harus meredam dalam dalam semangat, karena bagaimanapun semangat adalah api, bisa menerangi bisa membinasakan.
Api yang cepat membara cepat pula padamnya.


Padahal perjalanan ke surga bukan membutuhkan api besar yang menyala sekejap, tapi api yang terjaga nyalanya.

Maka jadilah pertengahan karena Islam itu agama pertengahan.

Berimanlah pada Allaah lalu istiqomahlah.

[ini tadi nasehat dari salah seorang sahabat.. dia sms ini..]
note : wasath (pertengahan) bukan berarti sama dengan moderat

Kitalah kini yang tentukan.. [plesetan karawang-bekasi]

skali lagi!!!
Kerja belum usai.. belum apa-apa

Mereka sudah beri mereka punya nyawa..
Kerja belum usai.. belum bisa memberi arti ratusan ribu nyawa syuhada Palestina..
Kitalah kini yang tentukan,
makna tulang berserakan
Ataukah jiwa mereka melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan

Atau tidak untuk apa-apa

BEBASKAN AL-AQSHA!!!
ALLAAHU AKBAR!!

(mlesetin cuplikan puisi karawang-bekasi)



cuplikan puisi aslinya kaya gini..

Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa

Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan

layaknya OBAT


layaknya OBAT.. 3×1 tak sama dengan 1×3…
itulah kehidupan.. karna hidup bukan matematika..
layaknya OBAT.. tak enak tapi mereka memaksaku meminumnya..
itulah kehidupan .. karna hidup kadang harus dipaksakan..
layaknya OBAT.. tak boleh lebih atau kurang dari takaran..
itulah kehidupan.. karna hidup ada aturannya..
layaknya OBAT.. bermacam bentuk, satu rasa : pahit..
itulah kehidupan.. karna hidup tak selalu manis..
layaknya OBAT.. bertugas untuk bertempur dengan sakit dalam tubuhmu..
itulah kehidupan.. karna hidup adalah perjuangan..
layaknya OBAT.. yang harus kau habiskan..
itulah kehidupan.. karna hidup harus dihadapi..
layaknya OBAT.. tak boleh terlambat waktu kau minum..
itulah kehidupan.. karna hidup tak mengenal siaran tunda..
[ngasal dot ko dot ai di]

apapun sakitnya… Quraan obatnya.. =)


QS. Al-Isra’ : 82. “Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. “

#sakit itu….

“sakit itu indah,
ketika kita memaknainya sebagai rasa sayang ALLOH
untuk mengistirahatkan kita,
dari hal-hal yang mungkin menjauhkan kita dariNYA

sakit itu manis,
ketika kita jadi mensyukuri waktu-waktu sehat kita
dan berjanji sepenuh hati,
tidak akan menyia-nyiakannya lagi

sakit itu anugrah,
ketika dengannya dosa-dosa kita tergugurkan
ia jadi momen menyadari kesalahan-kesalahan kita,
dan bertaubat atasnya”

untuk yang lagi sakit…
teriring do’a…
Alloohummaa robban naasi mudz-hibal baasi,
isyfi antasy syafii,
laa syifaa-a illaa anta
syifaa-an laa yughaadiru saqaman

(ya Alloh Penguasa manusia yang menghilangkan semua penyakit
sembuhkanlah Engkaulah Penyembuhnya
tidak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Engkau
sembuh yang tidak bakal kambuh)