ketika menulis adalah jalan kearifan

ketika menulis adalah jalan kearifan
kalimat demi kalimat adalah semangat
ketika menulis adalah jalan kearifan
bahkan bergembira pun punya alasan
ketika menulis adalah jalan kearifan
sekecil apapun fakta selalu punya makna
ketika menulis adalah jalan kearifan
kata-kata senantiasa jadi tanggung jawab
ketika menulis adalah jalan kearifan
berbagi ide berarti berbagi manfaat

[Sekolah Menulis Kearifan Tarbawi]


Advertisements

25 thoughts on “ketika menulis adalah jalan kearifan

  1. saya tambahi boleh gak mba??ketika menulis adalah jalan kearifanpanas dingin pun penuh kehikmahanketika menulis adalah jalan kearifantiap jejak kata menambah kedewasaanketika menulis adalah jalan kearifanguratan pena pun lebih hebat daripada senjataketika menulis adalah jalan kearifankerikil tak berharga pun penuh artiketika menulis adalah jalan kearifanhijau daun adalah ribuan pelajaranketika menulis adalah jalan kearifansuapan segenggam nasi adalah inspirasiketika menulis adalah jalan kearifansusu basi pun sejarah nan berartiketika menulis adalah jalan kearifanseteguk kopi pun nikmat sekali…???ketika menulis adalah jalan kearifanubi dalam panci adalah panganan paling dinanti…???(udahan, udah mulai geje…)

  2. fitrahkautsar said: saya tambahi boleh gak mba??

    boleh bangetttt..keren2..ternyata jago juga kau nak..hehe..=)ga GeJe iku ngisor2 iku..tetep keren koq..n_nb

  3. faturkatupat30 said: dan saat tak ada lagi suara untuk berkata (cerita)

    iya.. bener banget..mata penalah yang bicara..qeqeqe..tapi ketika masih ada suarapu.. tetep nulis kan ya..=)

  4. biangla2hati said: pena lebih tajam daripada pedang. *comment gak nyambung

    nyambung atuh neng..yo’i.. bener tuh..kekuatan pena manteeb euy..=)aku tau maksudmu..hehe

  5. jaraway said: hueheheheh..gtu ya mba ita..okelah..=)tapi mulut didengar pun..nulis jalan terus to..hehe*masih tetep pengen dapet cerita puasa di sydney..=)

    moga dpt sesuatu yg luar biasa ya…jd aku bs cerita

  6. jaraway said: mm…menurutq bukan juga.. hehe..ketika kita bisa menyatakan pun..nulis tetep jalan terus to..=)

    maksud ana, klo buku atau tulisan pan bisa dibaca menembus waktu dan tempat, sedang lisan terbatas pada tubuh yang bergerak…tulisan bis aaja sampe ke cina sana, tapi belum tentu mulut/tubuh nyampe ke sana…atau bis ajadi tulisan kita bermanfaatnya terasa hg 100 tahun yang akan datang, dimana jasad kita mungkin sudah hancur lebur..:)

  7. deraisa said: maksud ana, klo buku atau tulisan pan bisa dibaca menembus waktu dan tempat, sedang lisan terbatas pada tubuh yang bergerak…tulisan bis aaja sampe ke cina sana, tapi belum tentu mulut/tubuh nyampe ke sana…atau bis ajadi tulisan kita bermanfaatnya terasa hg 100 tahun yang akan datang, dimana jasad kita mungkin sudah hancur lebur..:)

    owh.. gtu..yuuukkk..sip2..spakat..n_nb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s