Jebakan Apresiasi

Waspadalah wahai saudaraku..

Ketika kita memposisikan apresiasi manusia itu secara berlebihan kadarnya dalam kehidupan kita.

Dalam kita mengevaluasi amal2 kita, dalam setiap apa yang kita kerjakan.

Karena kadang apresiasi manusia itu justru melenakan.

Bisa jadi itu membuat kita memoles apa yang terjadi agar tampak “baik-baik saja” di mata manusia.

Atau bahkan lebih parah, kita bisa berbuat banyak hanya ketika memperoleh apresiasi dari orang lain.

Mengikiskan keikhlasan yang terbangun di awal tapak tindakan kita.

Hal yang begitu berbahaya, ketika amal yang telah susah payah kita lakukan lenyap begitu saja karena “hal sepele”.

Waspadalah, ketika ada yang kemudian lebih diakui keberadaannya kemudian kita merasa tidak dihargai.

Waspadai jebakan-jebakan keunggulan semu itu.

Waspadai ketika kita menjadi yang diandalkan oleh manusia, tapi sesungguhnya kita tak mampu.

Waspadai ketika banyak mata memandang kita begitu terpercaya, padahal bisa jadi yang dilihat hanya permukaan, karena begitu banyak aib yang ditutupi oleh Rabb azza wa jalla.

Waspadai ketika begitu banyak hal yang kita sampaikan tentang apa2 yang telah kita lakukan, kita ungkapkan dengan bahasa subjektif kita. Begitu tampak luar biasa yang telah kita korbankan di mata manusia. Padahal bisa jadi, potensi kita sesungguhnya jauh lebih besar dari itu semua.

Bisa jadi pula, apa yang kita lakukan itu jauh dari apa yang kita sampaikan.

Waspadai pula ketika kerja-kerja kita tidak dihargai kemudian kita enggan berbuat lebih.

Waspadai juga, ketika kita jusru menjauh, merasa tidak dibutuhkan ketika ada orang lain yang lebih “dianggap” daripada kita.

Ah, bukankah selayaknya jika ada yang telah berlari terlalu jauh dan kita tertinggal di belakang, kita menambah kecepatan lari kita untuk mengejarnya, bukan lantas merasa tidak pantas berada di lintasan, semakin melambat dan menghilang.

Memang, dakwah tak membutuhkan kita, tapi yakinilah, shabat-sahabat dakwah kita membutuhkan peran kita.

Sebesar apapun yang bisa kita perbuat jika lurus niatnya dan benar caranya insyaAllaah tidak akan pernah sia-sia. (hehe, sekali2 membalik makna “sekecil apapun…” diubah redaksinya menjadi “sebesar apapun”, untuk menyemangati agar kita berbuat “besar”)

Jangan pernah merasa telah berperan besar, tapi jangan pernah pula bercita-cita untuk memilih berperan kecil.

Indahnya jika ikhlas terus tersemai dalam perjalanan meniti “bambu” jembatan ke syurga-Nya ini, ketika apa yang kita kerjakan tertampakkan bukan menjadi hal yang lantas kita banggakan, dan ketika apa yang kita kerjakan tak tertampakkan, kita tetap bersemangat untuk tetap berbuat lebih.. lebih.. dan lebih lagi.

Manusia tak pantas menjadikan kita menggadaikan keikhlasan.

Manusia tak pantas jika kita anggap sebagai penentu kita telah berperan optimal atau belum.

Manusia tak pantas untuk kita jadikan patokan ukuran porsi ‘amal yang sudah kita ambil.

Tanyakan pada sang nurani, sudahkah engkau berperan dengan apa yang kau punya semampumu…

Mastatho’tum..

Sekali lagi, semampumu, bukan semaumu.

Wallaahu a’lam bishshawab.

*terutama menasehati diri sendiri*

Yaa muqollibal qulub, tsabbit qolbi ‘alaa diinik..

25 thoughts on “Jebakan Apresiasi

  1. bicaradenganhati said: sedalem sumur di jabal kidul…*karena dlm sy izin nge-share di fb ya mb…

    jabal kidul ki ngendi..wkwkwkmonggo.. btw, ni tulisan juga salah satu inspirasinya dari percakapan ant ma yulian di fbnya blio

  2. bicaradenganhati said: *baca: gunung kidul*ckckck… katanya gak ada fb.

    haghag.. iyo yo..qeqeemang ga ada.. emang liat fb musti punya fb?beneran ga punya fb… liat link fbnya yulian juga dari bloqnya

  3. griyabukuq said: Ashadu an-la ilaaha illallah astaghfirullah as`alukal jannah wa a’udzubika minannaar Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anna

    =)aamiin….do’a yang manteb banget tuh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s