Akukah Petani yang Baik?

Akukah petani yang baik?

Tapi kayaknya bukan… Soalnya aku lebih memilih lahan yang gembur dan subur dan kutinggalkan lahan yang tandus dan kering. Aku lebih mudah mengeluh dan berputus asa ketika kulayangkan cangkul dan terantuk batu. Aku tidak berfikir gimana caranya menyingkirkan batu itu, tapi aku akan mengayunkan cangkul ke bagian ladang yang lain. Ku biarkan batu itu di sana dan tidak kusingkirkan, maka selamanya batu itu tetap di sana, selamanya ladangku itu teteap kering dan tandus…

Mungkinkah aku petani yang baik?

Sedangkan aku lebih suka bertanam di ladang yang aman dari hama penyakit dan bebas dari mangsa, kutinggalkan lading yang banyak mengsanya dan berhama, hingga selamanya lading itu tetap berpemangsa dan berhama.

Mungkinkah aku petani yang baik?

Sedangkan aku lebih senang untuk segera menikmati hasilnya tanpa harus bosan menunggu. Lalu pantaskah aku menyebut diriku sebagi petani yang baik?

Astaghfirullaah, angkuh sekali diriku… padahal aku adalah petani yang malas, yang gampang berputus asa, yang mudah mengeluh, yang egois dan serakah. Seandainya aku mau bertahan dan bekerja keras menggarap ladangku yang tandus dan kering, menyingkirkan bebatuan yang menghalangi setiap anak cangkul, pastilah dengan izin Allah, lading itu akan berubah menjadi lahan yang subur dan gembur, hingga aku bisa menikmati hasilnya, andai tidak sempat pun, pastilah saudara-saudaraku, anak cucuku, buyut-buyutku bisa melanjutkannya dan memetik hasilnya.

Wahai jiwa-jiwa bangkitlah, jadilah petani-petani yang baik yang akan menggarap lading yang tandus dan gersang ini menjadi lahan yang subur dan gembur. Jangan pernah menyerah & berputus asa karena setiap ujian dan musibah adalah wujud kasih sayang Allah pada kita, agar kita sadar dan selalu mengingatnya.

FOR ALL OF MY SISTER : “Bertahan di lingkungan yang baik & menyenangkan adalah baik, tapi created the new one is better”

#Coretan pulpen ijo mba Anna di buku pesen akhwat @musholla teknik Elektro..

Gara2 posting gambar sawah di sini, jadi pengen share tulisan ini..

# foto jepretanq kali ini.. dah lamaa banget, njepret sambil mbonceng motor

Advertisements

81 thoughts on “Akukah Petani yang Baik?

  1. hwibntato said: mau tanya … lapak ini bukan khusus akhwat, kan?he he he …*tulisan yang bagus …

    mau jawab.. mm, di atas si tulisannya for everyone..ga tau bangHend one bukan? qeqeqeiya.. bukan tulisan fajar

  2. ucixholic said: keren jar, tfs yah ..ayo nandur jar ^^)9

    iyo keren.. dudu tulisanq masalahe.. =)))yo’i mamen.. eh, dirimu wadon ding ya.. lali..yooooo.. nandur masalah? haghaghag

  3. jaraway said: iyo keren.. dudu tulisanq masalahe.. =)))yo’i mamen.. eh, dirimu wadon ding ya.. lali..yooooo.. nandur masalah? haghaghag

    bwahahahhahahahahaha*ngakak maningsumpah, lucu bangetdudul ra mari2nandur og nandur masalah jyaaaaaaaaaaaannnnnnn

  4. ucixholic said: bwahahahhahahahahaha*ngakak maningsumpah, lucu bangetdudul ra mari2nandur og nandur masalah jyaaaaaaaaaaaannnnnnn

    welah,, kaya didolani le ngekek..wkwkwkwra ono obate ok.. wis anti air..haghaghag..daripada nandur mbaksalah.. =))

  5. biangla2hati said: wkwkwk, oiiiii…… mbak jaaar, jaar… jaar… jaaar…. jaaar…

    tuuuuuuuuuuuuuuttttttttttttttttt…………… yah..putus sinyalnya…..iki opooooooooo to yooooooo..=))

  6. oncomko said: kereeeeeen…… ^^b…. aku bu tani yang baikkah??? *jadi muncul tanya itu ^^

    iya teh kereeeeennnnn n_nb, bukan tulisan fajar tapinyaaaaaa..gimana bu tani? sawah masih hujan? hihihi..*coba tanya sama padi yang bergoyang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s