ODE PARA SEMUT

Di kehidupan para semut

tak satu pun yang tak ikhtiar

tak satu pun yang tak menyapa

tak satu pun yang tak bergiat

semut bergerak cepat

ini jalan berliku

bernama jalan gotong royong

kami susuri bersama

kami kerahkan segenap daya

sambil sesekali menyengat

musuh pemutus jalan kami

ini kami, para semut

makhluk kecil sering tak kau lihat

kadang kami terinjak

di negeri para raksasa

namun kami terus melangkah

mengangkat beban bersama

tak ada yang melemahkan kami

kami terus berjalan

mencari rezeki ke mana saja

tak pernah bermusuhan

bergandengan selamanya

sampai kami mati

kami semut-semut ramah

hidup dengan tubuh teramat kecil

belajarlah dari kebersamaan

dan kebesaran jiwa kami

[karya : Abdurrahman Faiz putra Helvy Tiana Rosa, saat ia berumur 8 tahun]
#sukaaaaaa banget puisi ini.. anak sekecil itu pun bisa belajar dari semut.. =)
foto njepret ndiri..

31 thoughts on “ODE PARA SEMUT

  1. hwibntato said: wah, puisi yang sangat indah …–semoga Allah memberikan ilmu kepada anak itu … amin …

    iya, ni dulu pas adik bawa buku dari perpus takcatet puisi ini..aamiin

  2. mylathief said: kata faiz, “ibu, kaulah yg menuntunku ke jalan kupukupu”. Pernah baca puisinya utk ayahnya? pasti semua ayah yg diberi puisi kyk gt oleh anaknya bakalan nangis

    heeh.. kelingan banget kata2ne sing iku..he.. sing ayah rung tau.. piye?

  3. mylathief said: aku ngertine d bk ‘one giga byte of love’kayake ada gini ‘waktu memang tak akrab dg-ku dan ayah/tp d dlm bk gambarku tak pernah ada duka atau badai..’

    wuaaaaaaa…… kereeeeeeennnnn… masyaAllaah.. =)nuwun share-e Bal..

  4. mylathief said: ho ho…eh, faiz kayake sdh jadi kontakku deh! Tapi dy sdh lama g aktif…kalau di buku one giga byte of love itu tulisannya mas Tommy (ayah faiz) saat mbaca puisi itu….mas tommy ada mp-nya juga lo!

    heeh aku ngeadd ket beberapa bulan lalu ga kerespon..hihiowh ya.. wah,, mesthi mengharukan..hihieh, apa id-ne?

  5. waduh, lupa… meski ngubek2 kontak dulu… dan, sayangnya, inet sedang lemotsekarang beliau seringnya posting foto-foto perjalanan… Itupun jarang. Mbak HTR apalagi, g pernah posting lagi

  6. mylathief said: waduh, lupa… meski ngubek2 kontak dulu… dan, sayangnya, inet sedang lemotsekarang beliau seringnya posting foto-foto perjalanan… Itupun jarang. Mbak HTR apalagi, g pernah posting lagi

    hehe, ya wis kapan2 ae.. nuwun2.. =)

  7. smallnote said: Aku sudah lama tertarik dengan Mas Faiz itu… Anaknya HTR emang piawai dalam sederhana kata

    he’eh banget.. hehehe, itu ada link ke mp nya kalo mau ubrak-abrik..tapi lama ga aktif

  8. satu pelajaran yang bisa dipetik dari semut. “seberapa pun sibuknya mereka, mereka selalu berhenti untuk menyapa sesamanya.”walauu aku bukan semut-yang-sibuk … saat ini aku ingin menyapamu.”Hai Fajar, Assalamualaikuuuummm …. :D”

  9. ucixholic said: satu pelajaran yang bisa dipetik dari semut. “seberapa pun sibuknya mereka, mereka selalu berhenti untuk menyapa sesamanya.”walauu aku bukan semut-yang-sibuk … saat ini aku ingin menyapamu.”Hai Fajar, Assalamualaikuuuummm …. :D”

    tenane ga sibuk.. bukane lagi berjuang untuk masa depan..wkwkwkwk..=pwa’alaykumussalaam warohmatullaah, cix.. ati2 suk ning solo ne.. =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s