tergores

tak ada nikmat yang lebih baik dari TEMAN YANG SHALIH yang diberikan kepada seorang hamba setelah ISLAM.

jika ia LUPA temannya mengingatkan, jika ia INGAT temannya membantunya.

siapa diantara kalian mendapatkan cinta sejati dai temannya, hendaklah memegangnya.

Karena sesungguhnya hal itu sangat jarang ditemukan

(Umar bin Khaththab RA)

teringat lagi nasihat itu…

bukan tanpa maksud pesan itu disampaikan.

mungkin itu pun teguran dari Allaah ta’ala atas telah lalainya aku menjaga nikmat persaudaraan yang telah diberikanNYA

untuk hati-hati yang telah tergores sembilu kata dariku, masihkah ada maaf untukku?

#geje

Advertisements

Hak Kita?!

“Salah satu hak kalian terhadap kami adalah kami wajib bertahan di sini untuk berjuang. Kalau kami tidak berjuang berarti kami tidak menunaikan kewajiban kami terhadap kalian. “

Ini orasi pemuda Palestina yang dikisahkan oleh ustadzah Yoyoh Yusroh kepada Tarbawi saat wawancara sepulang dari Gaza.

Membaca Tarbawi bagian mengenang bu Yoyoh tadi, mengalir air mata ini melihat sepenggal kalimat orasi itu.

Pemuda Palestina itu begitu memikirkan hak kita.. Namun bagaimana dengan kita?
Apakah kita masih memikirkan mereka? Dalam do’a-do’a kita, dalam cita-cita kita, dalam segenap usaha kita? Adakah Al-Quds di hati kita?

Oh ya.. di agenda “Sehari Bersama Tarbawi” 5 Juni lalu, bagian “Al-Aqsha Memanggil”.. kami mengundang Pak M. Fanny Rachman, yang pernah ke Gaza juga delegasi Sahabat Al-Aqsha. beliau sempat mengisahkan tentang negara Turki. Kisah Mavi Marmara. Freedom Flotilla itu negara mana yang mempelopori dan kapal Mavi Marmara itu dananya dari mana? Dari Turki.
mengapa bisa seperti itu, ternyata di negara Turki, isu Palestina ini sudah menjadi isu yang sampai ke masing-masing keluarga di Turki. Jadi dana dan dukungan yang terhimpun pun bisa begitu luar biasa. Sementara Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbesar masih sangat sulit untuk mengangkat isu ini.
Ah, rasanya malu…

*kepala cenut2..
#segini dulu deh jurnalnya..

KEMBALI



KEMBALI me
lengkapi antibiotik ragu dalam dada
KEMBALI menyibak tirai belenggu jiwa
KEMBALI menyusuri lekuk kenangan perjalanan kita
KEMBALI menguatkan tekad menggenggam bara
KEMBALI memilih berkawan sepi dalam keramaian fana
KEMBALI merajut simbiosis indah bedindeNya
KEMBALI mengalunkan langgam semangat menuju cita

aku ingin aku, kamu, dia KEMBALI..
itu saja..



#arisan kata 15 di sini
#barusan bikin.. kek ada yang masih ngganjel… hehehehe

“Ban Depan” Hidup Kita

analogi mobil, mobil bisa jalan kalo dikendalikan

pengendali mobil >> ban depan >> kehendak >> pengendali hidup kita

analogi sepeda motor

mungkinkah ada sepeda motor yang mampu mengendalikan dirinya sendiri?

ada pembalap yang jatuh.. sepeda motornya.. brutal.. melabrak.. merusak.. menghancurkan apapun termasuk menghancurkan dirinya sendiri

apa yang bisa kita ambil dari pelajaran ini?

kalo ada seseorang yang menyerahkan pengendalian kepada dirinya sendiri, apa yang terjadi…. hancur

>> saya tidak mau menyerahkan diri saya hanya pada kehendak saya sendiri

lalu kepada siapa pengendalian itu diserahkan?

jika kita serahkan pengendalian diri pada orang lain>> aman ga kondisi seperti itu? seperti naik mobil.. menyerahkan kemudi pada orang lain.. pasti aman? bisa jadi terjadi kecelakaan..

berarti kita juga tidak bisa menyerahkan pengendalian diri pada orang lain

karena manusia itu punya sifat lalai.

orang2 yang punya kekuatan pengendalian terhadap orang lain.. namun justru menyalahgunakan itu

>> saya tidak mau menyerahkan pengendalian diri pada orang lain

jadi.. tak ada pilihan lain.. >>saya hanya akan menyerahkan pengendalian diri saya sepenuhnya kepada Allaah ta’ala..

jika Allaah menghendaki jalan kita jalan.. jika Allaah menghendaki kita berhenti, kita berhenti

puasa mengajari kita untuk ikhlash mengajari kita untuk menyerahkan pengendalian hidup kita pada Allaah ta’ala

pertanyaannya…… sudahkah?

tak ada pilihan lain selain tunduk dan patuh pada kehendak Allaah subhanahu wata’ala

#catatan singkat di akhir kajian ustadz Syatori Abdur Rauf

#barusan dengerin KRPH di radiopengajian

sejajar…………………….

Pada saat manusia sama-sama sehat, mereka sejajar dalam iman. Namun, tatkala bencana menimpa, tersingkaplah siapa yang benar-benar kokoh imannya

(Hasan Al-Bashri)

emjeje dapet sms ni dari sobatq..

#masih lum keluar kata2 buat nulis.. hwhwhw..
#otak.. bekerjalah..

Sudah 20 Pengunjukrasa Palestina Tewas Dibantai Zionis, Ratusan Lainnya Luka-luka


6 June 2011, 03:46.

image

image

image

image

JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha): Hujan peluru dari moncong-moncong senjata angkatan perang Zionis menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai lebih dari 325 lainnya dalam demonstrasi orang Palestina menuntut hak untuk pulang ke tanah air mereka yang dijajah Zionis.

Jumlah korban yang disebutkan GazaTV News itu baru yang berasal dari Dataran Tinggi Jolan di perbatasan Suriah dengan Palestina yang Dijajah. Sejumlah unjukrasa yang sama diadakan pada hari yang sama, Ahad 5 Juni, di berbagai tempat lain termasuk di Tepi Barat di Palestina.

Berbagai saksi mata menyebutkan dan melaporkan lewat berbagai media termasuk Twitter, bahwa gerombolan serdadu Zionis dan para penembak jity menyiramkan peluru, gas airmata dan gas racun kepada para demonstrant. Sedikitnya satu anak ikut tewas. Beberapa orang yang cedera dilaporkan kritis.

Tentara-tentara Zionis di Qalandia menggunakan mobil-mobil penyemprot gas beracun dan segala materi berbau busuk untuk mengusir para pengunjukrasa yang malahan ‘pasang badan’ untuk mencegah majunya kendaraan-kendaraan pembawa ‘skunk’ itu.

Hari Ahad 5 Juni adalah peringatan ke 44 An-Naksa ketika Zionis merampas Dataran Tinggi Jolan, Tepi Barat, Al-Quds (Yerusalem timur) dan Gaza.

Washington sudah mengeluarkan seruan “agar semua pihak menahan diri” dan membela kebrutalan Zionis sebagai tindakan bela diri.

“Tindakan-tindakan provokatif seperti ini harusnya dihindari. ‘Israel’, seperti negara berdaulat lainnya, memiliki hak membela diri,” demikian pernyataan US State Department. (GP/Sahabat Al-Aqsha)

sumber : sahabatalaqsha