Surat dari Batu Bata ‘tuk Tukang Bangunan


aku tak pernah ucap pinta; bahkan selirih bisik bulir air pada surya yang menjadikannya tiada
akan kau rebahkan bongkahku di mana
selalu kuterima dengan gurat ria di lintas masa

di garda depan menganyam barisan pagar tegar
coba seka isak tawa
seringai mereka yang mengintai penuh curiga
menjaga sepenuh nyala jiwa

di ruang tengah penuh hangat cerita
mengait relung cakap mesra keluarga
penuh ornamen maupun sederhana
namun selalu penuh cinta

di dapur berbaur asap pun uap
berkawan aroma masakan ibu yang sedap
dinanti untuk segera dipungkasi dengan lahap
meski kadang sulang menyergap
ataukah di area paling tak terjamah lasi
fondasi
di bagian yang menguji tulus tanpa batas sisi
menjadi titik tolak tumbuh layaknya embarkasi

jikapun harus kau potong tubuh ini
menggenapi bilangan ganjil dari puing bangunan indah nanti
tak perlu kau tanya lagi

aku siap
# “Sesungguhnya Allaah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. Ash-Shoff [61] : 4)
gambar dari sini
Advertisements

34 thoughts on “Surat dari Batu Bata ‘tuk Tukang Bangunan

  1. jaraway said: hahahaha……… wis takbatiiiiiiinnn =)))mesthi dirimu komen tentang iku..njaluk opo wis? =p

    mesti ki kangen banget karo aku, wong namanku disebut-sebut…:Dnjaluk traktiran ning Alun2 Magelang yo Nduk Jar….

  2. sahabatry said: mesti ki kangen banget karo aku, wong namanku disebut-sebut…:Dnjaluk traktiran ning Alun2 Magelang yo Nduk Jar….

    lha piye yo.. ra ndang2 ditekani.. #eaa.. wekekeke..yuukkk.. saiki. =p

  3. tranparamole said: yes, ketebak. Pas baca judulnya di inbox langsung keinget surat ash shaff. Ikonik banget topik ini dulu di kampus. n_nb

    hahaha.. iya lah rom…woo.. ikonik ya..hehe.. ga tau ni.. lagi ngerasa koq sekarang lagi pada jadi “batu bata2” yang “merasa cerdas” menolak menjadi fondasi atau.. yang lain.. merasa lebih tau bangunan harus seperti apa.. =)

  4. tranparamole said: di pelatihan2 pengaderan ini kan jadi salah satu sumber spirit.yg ikonik itu yg prinsip dasarnya. Bukan derivat atau dinamikanya. : )

    hehe.. iya..owh.. *manggut2.. =)

  5. yosimutiarni said: kok kayak puisinya supardi djoko damono. #stylenya mb…wuaa,,,masih 2 minggu lagi…Indonesia!! -minta oleh2 apa mb…-

    ha? mossssssokkkkkkk.. adoh ah.. hehehe… *isin aku jarang maca puisine blio..asyeeekk.. opo wae khas nepal.. qiqiqi =D

  6. yosimutiarni said: SDD seringnya nulis dgn style kayak gitu…ak sering baca sejak SMA…:)#tp sampering ker rumah ya…

    hooh ya.. aku malah ra ngeh.. hahaha.. okeeeeee.. insyaAllaah.. kabar2i nek balik.. =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s