Scores Injured as “Israeli” Troops Attack West Bank land Day Protests


Thousands of Palestinians marked land day, on Friday, Palestinian sources said that 100 civilians were injured when Israeli troops attacked protesters in Ramallah and Bethlehem cities.

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

Marking the 36th anniversary of land day today Palestinians and their supporters marched for Jerusalem demanding an end to the Israeli occupation of the city. Protests were organized near the Israeli Lebanese borders as well as the borders with Jordan.

The Land day commemoration started in 1976, when Palestinian residents of the Galilee to the Negev protested Israel’s plan to expropriate thousands of dunams of land for security and settlement purposes. Israeli military and police attacked the protests leaving 6 killed, hundreds injured.

Today After the midday prayers, people marched from Ramallah city, central West Bank, towards Qalandiya checkpoint that separates Ramallah from Jerusalem.

Troops fired tear gas and sound bombs then later used rubber-coated steel bullets. 80 Palestinians were injured. Witnesses told IMEMC that among those injured were two Palestinian medics.

In Bethlehem 20 residents were injured, seven were moved to hospitals, when soldiers fired tear gas and sound bombs at land day protesters. The marchers were first stopped by the Palestinian security forces however they managed to reach the gate of the wall separating Bethlehem from Jerusalem. As protestors reach the gate, youth threw rocks and firebombs at the wall and the nearby military tower.

“We are here to tell the Israeli occupation that Jerusalem is Palestinian and will never forget it.” One of the protesters told IMEMC.

Israeli troops responded by firing tear gas and sound bombs. A source from the Palestinian Red Cresent Society told IMEMC that one resident was hit with a tear gas canister in his back causing burns and bruises.

The wounded was identified as Yousef Sharqawi from Bethlehem. Another activist from the US was hit with a tear gas canister in his head and was transferred to the hospital for medical treatment. Field medics said his wound is moderate.

category west bank | israeli attacks | news report author email ghassan at imemc dot org

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura
Land Day Protest in Bethlehem Today – Photo by Ghassan Bannoura

sumber : dari sini

Advertisements

[AK 17] Enyahkan Getirmu

IMG_0356

saat kau bertanya kapan dan berakhir di mana
kurasakan gundah itu meningkar riangmu
berukup kabut pekat tumpat
seolah menyegel hasrat yang kaurangkai untai demi untai

kupinta jangan pernah menyerah
merapu reja meski tinggal remah-remah asa
walau harus menjadi cengkiak tuk memungutinya
lupakan mereka yang pondik memilih jalur tak seharusnya

bukankah jalan rahasia itu mungkin rute memutar?
belum tentu laluan modular yang ringan dan mudah kau lewati
tak ada kata mengambau dalam mencaduk inginmu
ingatlah slalu tuk gantung harapmu di sampaian cita tertinggi milikNya

usah selintas pun maukuf mengubah keyakinanmu
getir itu tak boleh memaserasi hatimu
tegarlah, seperti engkau yang kukenal
bukan hanya sehari dua hari
ya?

 

#jika saja qtau bagaimana membantumu =)

Arisan kata 17 di sini [tumben kata-kata yang dibuat arisan kali ini 11 kata. hoho. susah semua =D].

Dari kata-kata ini :
Maukuf: iman yang tidak diterima, seperti halnya orang munafik yang imannya baru dapat diterima jika kemunafikannya telah hilang;
Merapu: memunguti (barang-barang yang terbuang atau tidak berguna); meminta sedekah;
Berukup: mengasapi diri dengan membakar setanggi, kemenyan, dsb; sudah diasapi dengan ukup;
Menyegel: membubuhkan meterai; membubuhkan cap (dengan lak dsb) pada surat rahasia; menutup rumah (bangunan, barang, dsb) yang disita dengan menempelkan segel pada pintu dsb;
Maserasi: pelunakan suatu benda karena suatu cairan; pelunakan jaringan karena terendam dalam cairan, terutama cairan asam, sehingga jaringan pengikat melarut dan bagian jaringan dapat dipisahkan (dalam histologi); perubahan degenerasi yang menyebabkan perubahan warna, pelunakan jaringan, disintegrasi janin yang masih dalam rahim setelah mati (dalam obstetri);
Mencaduk: mengangkat atau menaikkan (kepala, ujung belalai, dsb);
Sampaian: gantungan; sampiran;
Pondik: sombong;
Tingkar: me.ning.kar v mengepung (musuh, penjahat, dsb); mengelilingi;
Modular: bersifat standar;
Cengkiak: semut yang besar dan hitam warnanya.

Gaza, Tentang Luka Lara Nestapa yang Belum Reda


ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

terhentak sesak kabar itu hadir menyeruak
menepik kita yang berpura-pura pekak
Ashar di Jum’at berkah tanggal sembilan bulan tiga agresi itu bermula
Sekjen Komite Perlawanan Rakyat, Zuhair Alqaisi
eks tawanan asal Tepi Barat, Mahmud Hanani
dua nama mengawali deretan syuhada Maret ini
sejak saat itu, hingga kini yang katanya gencatan senjata
tewaskan dua puluh tiga warga Palestina
lukai lebih dari tujuh puluh lainnya

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

tempat-tempat itu menjadi saksi
atas polah pengecut Yahudi
di jalan Al-Khabtibah, Baldah Betlahia, Utara Jalur Gaza pesawat tempur menggempur
dua warga dan satu Brigade Al-Quds gugur

di jalan Shalahuddin, Der Balah, Jalur Gaza tengah,
pesawat itu congkak melawan mobil sipil

di Tufah hunian dihantam roket pesawat tanpa awak
di jalan Yarmuk utara Gaza, melesat roket penuh amuk meremuk
di Timur komplek Syujaiyah tiga mujahid Saraya Al-Quds tewas
tugu Muqusi barat Gaza seolah ikut menatap pos di dekatnya diterjang
Jihad Islami pun harus melepaskan kepergian dua komandannya
makam Asy-Syuhada Timur Jabalia pun tak luput dari terkaman mereka, pelayat syuhada Palestina diserang membabi-buta

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

jelang tengah malam pun Gaza tak pernah tenang
tenang langitnya diusik pesawat tempur berkeliaran
bukan plesir biasa, tapi upaya genosida
di pinggiran Timur Gaza tank-tank zionis menerjang
di pinggiran Barat Gaza kapal tempur menyerang garang
ARGHHH…..!! Gazaku terkepung

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

bocah itu bernama Ayub Amir
usianya memang baru dua belas tahun
namun Allah memilihnya menjadi syuhada
saat pesawat mata-mata menggempur wilayah Timur Jabalia, Utara Jalur Gaza
pejuang Brigade Nashir Shalahuddin itu bernama Ahmad Salim
sang pengantin baru, tiga hari sebelumya
namun Allah memilihnya menjadi syuhada
gugur dengan tubuh hancur
saat pesawat mata-mata menggempur sekelompok pejuang di Timur kampung Zaitun, Timur Gaza

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

di jalan depan Masjid Ridwan, distrik Qararh, Timur Khanyunis;
seorang pemuda Brigade Al-Quds gugur

di belakang Masjid Abu Bakar, dekat lingkaran Absan Raya,
sekelompok perlawanan Brigade Al-Quds digempur

tembakan roket Zionis ke keluarga Hamad di Kamp Jabalia
membuat tiga puluh tiga warga kebanyakan anak-anak dan wanita terluka


ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

belum berhenti di situ
Hebron tak lepas dari sergapan mereka la’natullah
operasi penyerbuan dan penggeledahan rumah-rumah warga
menculik nama-nama yang dicuriga
entah lalu dibawa ke mana, bagaimana kondisinya

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

Senin siang kemarin
di dekat sekolah Tel Za’tar di Timur kota Beit Lahiya, Utara Gaza
seorang ayah dan puterinya meninggal dunia
setelah rumah mereka menjadi sasaran tembak roket menggila
sebelumnya seorang pelajar menengah pada pagi harinya

ini tentang luka lara nestapa yang belum reda
pada Maret silu kelu

Gaza masih membara
meski kau bilang kini gencatan senjata
kita tak bisa diam saja

LAWAN! meski hanya dengan kata dan do’a
LAWAN! dengan segenap yang kita punya untuk kembali kepada din-Nya

ALLAAHU AKBAR!
BEBASKAN PALESTINA!

#Global March to Jerusalem 30 Maret 2012
#Menolak lupa
#Al-Aqsha memanggil
#Palestin di dadaq


____________________________________________________________________________________

Aku, yang terhenyak dengan semua berita itu dan tertampar dengan nasihat2 ini :

“Tak ada jalan lain bagi kita untuk lepas dari kehinaan ini selain apa yang diucapkan oleh kekasih kita shallallaahu ‘alayhi wassalam: “hattaa tarji’uu ilaa diinikum ” (hingga kalian kembali kepada agama kalian)
Kita meminta pertolongan Allaah tapi melecehkan agamanya..
Kita menganggap suci tanah-tanah haram, tetapi mengotorinya dengan kemusyrikan..
Kita mencintai tanah-tanah haram namun memenuhinya dengan lilin-lilin kekufuran..
Bahkan rasulullaah tak ridho dengan permintaan para shahabat akan dzatu anwath, sementara kita mengalungkan kekufuran dan bid’ah di tempat-tempat yang haram..
Sungguh kita sakit karena saudara kita muslimin Palestina sakit.
Semoga Allaah memenangkan mereka dan menghancurkan Yahudi la’natullaah..
Tak ada ratapan buat kematian mereka di jalan Allaah selain ketegaran untuk berjuang seperti mereka, juga do’a agar Allaah merahmati mereka sebagai syuhada.”


Malu aku di negri ini heboh berbincang sumpah pocong dan gantung di Monas.. di sana saudara-saudara kita dengan nyawanya mempertahankan masjid suci Al-Quds tercinta namun media seolah diam saja.