Bagi Kamu? #2

bagi ia,
RAMADHAN ini sayu
menggantung hampa tatap kuyu
yang tetap tak mampu kembalikan tokonya
tinggal abu rata tanah jadi tengara
banyak tanda tanya di benaknya
ada apa di balik lara
kasus pasar terbakar sebelum bulan suci ini tiba
sekali lagi keganjilan atas semua tanpa mampu teraba

bagi dia,
RAMADHAN ini larat
beban di pundaknya kian terasa berat
ibunya memilih mengakhiri hidup melepas nyawa
tanpa pesan tanpa pamit
sebab sang ayah tak pernah jera judi rampas semua
baginya rasa pahit itu kian menggamit
kehilangan sudah tak mampu terucap
tinggal nanar hati yang bisa dia kecap

bagi Suriah,
RAMADHAN ini getir
anyir darah para syuhada terus mengalir
seratus empat puluh lima jiwa
terlepas tanpa hak di hari pertamanya
entah sudah berapa pemberani
yang terganjar mati
dikubur hidup-hidup demi cinta pada Ilahnya
tak sanggup lagi menjumpa bulan mulia
sebab tolak syahadat pada selainNya
tiran rezim Syi’ah Nushairiyah yang kian menggila
ratusan kafan membalut mayat bocah-bocah tanpa dosa
berjejer rapi seolah berbaris menanti masa
ketika mereka berjumpa dengan Rabbnya
di surga kekal abadi selamanya



bagi Rohingya,
RAMADHAN ini sungkawa
pilu duka pembantaian penuh jumawa
ratusan bahkan mungkin ribuan manusia
direnggut hidupnya disudahi usianya
tanpa ampun tanpa tegun
dua puluh kampung dibakar habis oleh mereka
masjid luluh lantak dihancurkan mereka
anak-anak diperkosa oleh mereka
Palestina Asia Tenggara tersematkan nama
ketidakadilan pengusiran
lalu apa guna nobel perdamaian
lirih lantunan seorang dari saudara kita
membacakan Qur’an dengan indahnya
di penjara imigrasi negeri kita
yang katanya negeri dengan Muslim terbesar di dunia
tapi hanya diam saja
tanpa mampu berbuat terbaik bagi saudaranya

bagi Palestina,
RAMADHAN ini masih sendu

Zionis kekang ibadah para tawanan di penjara
tak ada izin tarawih berjama’ah bagi mereka
khutbah Jum’ah harus diserahkan dulu isinya
tak boleh masuk buku atau koran untuk mereka
tentu tak surut penyiksaan di sana
dan kalian bicara Hak Asasi Manusia?
arggghhh
basi!

pengusiran terencana
atas seribu lima ratus penduduk Palestina
latihan militer jadi kedok menguasai tanah tanpa ganti rugi
setelah gagal dengan pemalsuan aktem transaksi

halaman Masjidil Aqsha
diaulat tuk jadi taman umum milik bersama
hingga gerombolan Yahudi bebas masuk dan mengotori
di waktu yang mereka kehendaki

jembatan gerbang Mugharibah
yang menempel dinding bagian Barat masjid suci
semakin tergusur
penggalian kini tak lagi sembunyi
terang-terangan digerogoti
Jalan Mughoribah wakaf Islam milik masjid
sungguh kejahatan besar terhadap kehormatan
Masjidil Aqsha
sungguh upaya penghancuran
Masjidil Aqsha

di sana saudara-saudara kita
tak berhenti bekerja
tak memilih menyerah
dengan apa yang dipunya
korbankan rumah-rumah mereka
korbankan semua harta mereka
korbankan suami-suami mereka
korbankan istri-istri mereka
korbankan anak-anak mereka
demi menjaga Masjid Suci dari cengkeraman Yahudi
tak kenal kata lelah
hingga tiba pertolongan Allah membebaskan Al-Aqsha tercinta

sekali lagi
tak jemu kita percaya
bagi semua kita, hambaNya
RAMADHAN ini selalu indah
RAMADHAN ini selalu syahdu
tak lekang rindu meski bertemu
tak ingin dipisahkan oleh sang waktu

meski bagiku
aku seolah menjadi gagu
atas derita saudara-saudara Muslim di segenap penjuru dunia
yang terampas nyawa jiwa harta semua
kerhomatan mereka
padahal kekasih kita nan mulia pernah bersabda
tentang terbunuhnya seorang Muslim itu lebih berat urusannya
di sisi Allah dibandingkan hancurnya dunia

lalu, bagi aku, kamu, dia, mereka
akankah RAMADHAN ini berbuah taqwa?

#mari panjatkan sepenuh pinta, do’a-d’oa terbaik kita untuk saudara-saudara Muslim kita, bagi para mujahidin di segenap penjuru dunia =’)

#tulisan ini ‘lanjutan’ dari puisi “Bagi Kamu?” di Ramadhan tahun lalu.

*sebenere pengen nulis banyak jurnal, tapiiii.. peer fajar lagi banyak dikumpul besok.. hoaaa.. jadi pending dulu. huhuhu..

gambar mayat anak-anak Suriah terbungkus kain kafan dari sini

40 thoughts on “Bagi Kamu? #2

  1. hwwibntato said: keren dan jleb jleb …*plak plak plak … he he he …

    cabuuuuut.. cabuuuuuuut.. nancep tuh.. hihihiwedew… bukan fajar yang nge-plak loh.. beneeeerr *ngumpet

  2. wooooy semuaaaaa.. fajar ga pengen bikin sediiiiih.. cuma pengen ngajakin bareng2 do’a & bantu semampu kita untuk saudara2 kita.. =)yuk aaah.. semua SmangaaaaaaaaaaDDDDDDDDDD… n_n/memburu taqwa di bulan mulia.. =D

  3. jaraway said: weleh enten simbah.. hihihi,, btw jadi dititipke mba Ken kah? =D

    wah, ternyata adikku sedang PPL jadi sedang tidak bisa diganggu. Kalau besok sabtu bisa tidak? :)

  4. farikhsaba said: wah, ternyata adikku sedang PPL jadi sedang tidak bisa diganggu. Kalau besok sabtu bisa tidak? :)

    woke2.. insyaAllaah.. simbah ting mardliyyah nggih *urik.. hahahaha =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s