Permintaan Sederhana

Image

malam cinta,

saat ini aku begitu merindukanmu.. entah mengapa
meski setiap saat kita berjumpa pun semua seolah biasa
tak banyak hal istimewa yang kita cipta
namun setiap detiknya membuat kenangan yang istimewa

cinta, aku pernah begitu takut kehilanganmu
sangat takut
bahkan ketakutan itu membuat kita tak bertegur sapa sekian lama
tersiksa.. pasti.
menatap
berpapasan
tapi bahkan tak bisa sepatah kata pun terucap
senyap
seolah dunia disempitkan di hadapan kita
sesak
pengap

luka dan kembali luka kurasa
tak kunjung kering
kadang kembali tergores
perih sekali

yah, itu egoku
hanya memikirkan apa rasaku
tanpa mengingat kau punya luka lebih dalam
lebih lama
lebih pedih
dengan cinta yang jauh lebih besar bagiku
menerimaku seburuk apapun aku
semengecewakan apapun diriku padamu
aku bahkan tak bisa berucap maaf dan terima kasih
aku hanya mampu menangis dalam do’a

aku pernah berpikir
mungkin melepasmu lah yang terbaik
hanya berharap lengkung bahagia di wajahmu
setelah ribuan hari engkau bergumul dengan perih

namun, kata seseorang

“Cinta dan melepas itu dua hal yang berbeda.

Terkadang kita melepas seseorang karena suatu sebab,

atau mendekap seseorang karena suatu sebab,

sedang cinta bisa tetap ada dalam dua keadaan itu”

Aku tentu berharap bisa mencintaimu dalam dekapanku.
Namun, semua kuserahkan padamu.. jikapun harus melepasmu..
cinta tetap bisa ada pada keadaan itu bukan?
apapun.. asal engkau bahagia..

Dan semoga ini bukan mimpi..
ternyata aku masih bisa terus mendekapmu,
meski kita berurai air mata

argh, maafkan aku
permintaan sederhanamu pun belum sanggup aku wujudkan
tapi aku akan berusaha sekuat mungkin

ah iya,
memang tak ada badai yang tak berlalu, cinta

kita tentu tak pernah tau apa yang akan terjadi di hadapan
tapi semua akan menjadi mudah kini
insyaAllaah
karena semua itu kita coba lakukan bukan karena siapa-siapa
tapi karenaNya
untukNya
entah kelak kita akan berhadapan dengan takdir macam apa
kini saatnya berbenah, bukan?!

aku akan berusaha memupuk terus cinta ini..
karena Ia yang memerintahkannya padaku

semoga apapun badai yang menghadang
bahtera kita mampu menerjang

cinta

ingat selalu, ada dua telinga dan satu hati ini tempatmu berbagi
(yang tak hanya sekali dua kali kau bilang ini satu-satunya, kepada siapa lagi engkau bisa berkisah)

cinta, uhibbuki fillaah

Advertisements

20 thoughts on “Permintaan Sederhana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s