Diam

—diam tak melulu soal kepecundangan.

Yap.

Diam bukan berarti tak peduli.

Diam itu berusaha menjaga hal lebih besar untuk tetap terjaga.

Untuk tetap dalam kadar dan porsinya.

Dalam diam ada cinta.

MERAPIKAN KENANGAN

Dalam diam, tak selalu ada rintih yang dibungkam. Tak melulu ada dendam yang diredam.

Dalam ranah sunyi yang disebut diam, detik-detik waktu cuma milik jiwamu. Sendiri dan tak terbagi. Tempat berjuta kearifan tumbuh merdeka tanpa diterka.

Air yang menggenang tenang tak mesti jadi busuk. Bila ia bersih, menggenang di tempat yang bersih, diamnya bersama waktu bahu membahu menjaganya tetap jernih. Jadilah ia kesegaran yang menghidupkan.

Sebatang pohon tak pernah berpindah dari akar tumbuhnya. Tapi ia berdaya, menyulap karbon dioksida jadi oksigen. Maka hiduplah burung-burung, anjing, kucing, rusa, juga tentu manusia.

—diam tak melulu soal kepecundangan.

Pada momentum tertentu, diam adalah melakukan. Adalah merekam. Adalah mengalami.

telah-dibukukan

 

View original post