[copas] Tanda, Rindu, Kecewa

catatan ini kugubahkan sejak semalam. kamu tahu apa sebabnya? entah, aku menemukan sesuatu ditengah-tengah aktivitas di beranda masjid tempatku bernaung malam tadi. aku menemukan sesuatu yang… ah, semalam aku begitu yakin, namun bangkit lail tadi kembali kuragui, dan ku tafsir catatan itu bukan untukku.

kamu tahu?
Mungkin, segalanya bermula tanpa kita inginkan. masing-masing kita bertanya-tanya sebenarnya apa yang ada dalam hati ini. mengapa bergejolak, mengapa bereaksi pada hal-hal yang terhadap orang lain itu adalah hal yang biasa saja.

kemudian kita mencari tahu, apakah masing-masing kita bergejolak satu sama lain? atau hanya sepihak saja? dan saat tanda-tanda itu nyata, menjurus ke arah benar adanya, kita sampai pada titik kesadaran, bahwa kita saling menyimpan rasa.

Namun, sebegitu nampak tanda itu, sebegitu cepat pula kita buru-buru menghapusnya, melupakannya. kita takut akan kecewa tersebab asumsi yang terlalu cepat kita lantik menjadi harapan yang penuh keyakinan akan terwujud. kita cepat-cepat menghapusnya. kita takut menjadi sebab saling kecewa. maka kemudian tembok kebekuan lah hadiah pahit yang kita terima. Ah, ternyata kan kita pengecut? kalah akan rasa takut.

tapi kita jadi rindu. rindu saling menyapa. saling bertukar suara yang tergetar yang lagi-lagi, kita tak mengerti dan menumbuhkan rasa ingin tahu, apakah kamu punya rasa yang sama? dan lagi-lagi, seketika kita berani mencoba mencari tanda dan ternyata kita dapatkan, kita kembali buru-buru meraguinya, mengatakan kepada diri sendiri bahwa itu tak mungkin, kemudian mematahkan apa yang selama ini tumbuh hingga menjadi akar kembali.

Padahal, kita sama-sama tahu.. diujung jalan ini, andai kita tetap menyembunyikan rasa satu sama lain, kita akan tetap berjumpa dengan apa yang kita takuti selama ini, rasa kecewa itu sendiri.

atau, sejatinya kita tengah mempersiapkan diri untuk kekecewaan itu?

dan… narasi ini batal, sejak ku mulai ia dengan kata “mungkin”..

————————————————————–
Yogya, beranda masjid Al Amin, Yogyakarta
setelah tak sengaja menemukan sebuah catatan..
24 November 2013

copas punya Yanu di sini

=D

ngapunten pak pres.. takcopas mrene.. qiqi..

semacam pernah merasakan hal serupa
-mungkin-

tadi salah ngereblog.. =))

payaaah. malah ke blog yang ‘bener’.. jadi ini copas aja deh..

 

tembok kebekuan kadang justru pilihan yang lebih indah
daripada ‘merendahkan diri’ pada kegembiraan sesaat yang tidak diperbolehkanNya

harga mahal dari sebuah penjagaan diri..
tapi akan manis ketika tiba pada suatu masa, menoleh ke belakang dan tidak menyesal, karena terjauhkan dari berbuat hal-hal yang tidak diridhaiNya

sesederhana itu…
ridha akan apapun takdirNya, in syaa Allaah akan memudahkan beroleh ridhaNya.. =)

#NtMS

11 thoughts on “[copas] Tanda, Rindu, Kecewa

  1. tembok kebekuan kadang justru pilihan yang lebih indah
    daripada ‘merendahkan diri’ pada kegembiraan sesaat yang tidak diperbolehkanNya

    harga mahal dari sebuah penjagaan diri..
    tapi akan manis ketika tiba pada suatu masa, menoleh ke belakang dan tidak menyesal, karena terjauhkan dari berbuat hal-hal yang tidak diridhaiNya

    sesederhana itu…
    ridha akan apapun takdirNya, in syaa Allaah akan memudahkan beroleh ridhaNya.. =)

    • wahahaha.. seneng banget ntu presma UGM dibilang mirip tulisan presiden satu ntu.. qiqi
      winda shalihah.. alhamdulillaah..
      he.. ikut yang di bogor kah? aku belum bisa..
      sedang harus banyak bed rest.. =)
      magelang nda.. hehe

      • Mbak Fajar ‘afwan, baru tau kalau mbak bales komen. Kok ga masuk ke notif ya? Kadang kalau komen di blog lain masuk ke notif/email. Iya, alhamdulillah ikut mbak. Yang selanjutnya ikut ya. Tak kasih bocoran; di Bandung, seminggu insyaAllah. Banyak yang dari RQ Jogja kemarin. Belakangan lagi kurang sehat ya? Syafaakillaah ya.. Semoga makin shalihah.

        Hahay, dikira malang dan magelang itu sama. Beda toh? Maap-maap kudu buka peta lagi nih :)

        • eh belum qjawab ya.. hihi.. kelewataan..
          hoho.. ga ngerti ndaaa.. =D
          iyaa.. kata temen2 di banduung.. n_nb
          hu’um banyak.. RQ, rumah tahfidz, sama darush shalihat..
          aamiin.. amiin..
          baarakallaahu fiiki..

          jauuhhh =p
          udah berapa kali winda bilang malang.. qeqeqe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s