Ilmu Musthalahul Hadits #1 [Ustadz Abu Asma Andre]

Image

ILMU MUSTHALAHUL HADITS
Definisi : Ilmu untuk mengetahui keadaan sanad dan matan sebuah hadits dalam fungsi untuk menerima atau menolak hadits

Subyek, tujuan dan sejarahnya

Subyek : sanad dan matan hadits
Tujuan : mengetahui mana hadits yang diterima dan mana hadits yang ditolak.
Sejarah :

  1. Asal dari ilmu didalam penukilan riwayat, adalah firman Allah Ta’ala :                              يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا “Wahai orang orang yang beriman apabila datang orang fasiq kepada kalian membawa berita, maka telitilah…( QS 49 : 6 ), dan Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :    نضر الله امرأ سمع مقالتي فوعاها فأداها كما سمعها  “Allah akan memberikan cahaya kepada orang yang mendengar ucapanku lalu ia menghafal dan meriwayatkannya sebagaimana yang dia dengar.” ( HR At Tirmidzi ). Dengan demikian Al Qur-an dan As Sunnah telah meletakkan dasar didalam penelitian sebuah riwayat, khususnya pada diterima atau ditolaknya pengkhabaran seseorang. Diantara yang kemudian menjadi sebab penelitian sanad adalah terkuaknya fitnah dan bid’ah, sehingga Imam Ibnu Sirin rahimahullah berkata : “Dahulu kami tidak pernah bertanya tentang sanad, akan tetapi ketika fitnah muncul maka kami katakan : sebutkanlah rijal rijal kalian.” ( Muqadimmah Shahih Muslim )
  2. Berdiri diatas hal tersebut, terdapatlah sebuah ilmu baru yang dikenal dengan jarh wat ta’dil, apakah sanadnya pengkhabaran tersebut bersambung atau terputus, apakah ada penyakit yang tersembunyi dan seterusnya.
  3. Disana juga dimulai pemahaman terhadap matan dan makna maknanya.
  4. Ulama mulai menulis ilmu hadits didalam berbagai kitab : diantaranya Ar Risalah yang disusun oleh Imam Asy Syafi’I, akan tetapi belum disusun secara menyendiri.
  5. Diabab 4 H, Ar Ramahurmuzi ( 36o H ) menulis secara khusus sebuah kitab dalam ilmu hadits dengan judul Al Muhaditsul Fashil Baina Ar Raawii Wal Waa’iy

Karya ilmiah seputar ilmu hadits

  1. Al Muhaditsul Fashil Baina Ar Rawii Wal Wa’iiy : Ar Ramahurmuzi ( 360 H )
  2. Al Ma’rifatul Uluumul Hadits : Al Hakim An Naisaburiy ( 405 H )
  3. Al Mustakhraj ‘Ala Ma’rifatul Uluumul Hadits : Abu Nu’aim Al Ashbahaaniy ( 430 H )
  4. Al Kifaayah Fi Ilmi Riwaayah : Al Khathib Al Baghdadi ( 463 H )
  5. Al Jami Li Akhalaqir Rawii : Al Khathib Al Baghdadi ( 463 H )
  6. Al Ilmaa ‘Ala Ma’rifah Fi Ushul Riwaayah : Al Qadhi Iyadh ( 544 H )
  7. Maa Laa Yasa’ul Muhadits Jahluhu : ‘Umar bin Abdul Majid ( 580 H )
  8. Muqadimmah Ibn Shalah : Abu Amr ‘Utsman bin Abdurrahman ( 643 H ) Dari Muqadimmah Ibnu Shalah maka ulama ada yang mensyarah, meringkas, membuatnya sebagai nazham dan semisalnya.
  9. Nukhbatul Fikr : Al Hafidz Ibnu Hajar ( 852 H )
  10. Tadribur Raawii Fii Syarh Taqriib An Nawawi : As Suyuthi ( 911 H ), dan lain lain.

Maraji’ : Tadribur Raawii 1/52, Taisir Musthalahul Hadits 7.

-abu asma andre-

file pdfnya bisa didownload sini

sumber dari grup Mendekatkan Hadits dan Sunnah ke Hadapan Ummat

Advertisements

8 thoughts on “Ilmu Musthalahul Hadits #1 [Ustadz Abu Asma Andre]

    • sering banget malah.. hihihi
      pernah dapet buku dari kuisnya juga.. =D
      ga ada mba fajar, karena saya ga punya fb, jadi khusus ke grup itu & grup baca kitab (akhwat)
      saya pinjem fb adik saya buat belajar..
      kemarin ant jawab pertanyaan saya di postingan ustadz abu asma.. ttg periwayatan perawi tsiqah dari perawi majhul =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s