Tentang Jum’at Milik Mereka #Suriah

1601405_585256251553798_18409918_n (1)

Pejamkan mata ! Bayangkan sebuah panggung orkestra, Temaram, Dingin, Senyap. Hadirin duduk berbaris rapi menghadap satu arah. Satu-satunya suara berasal dari seorang dirigen di depan yang dengan begitu bersemangat mengatur perasaan. Tangannya naik turun seiring dagu yang terangkat lama kemudian menunduk cepat berulang kali !

Mata beliau menyorot tajam satu persatu penikmatnya, Coba menyusupkan harapan, Gairah, Kegembiraan. Sekaligus juga kesedihan, Perasaan berdosa, Kehampaan, Dan ketakutan. Semua diramu dalam sebuah pertunjukan panjang pendek irama dari mulutnya yang seiring setimpal dengan alat musik yang hanya punya dua nada, Bass drum dan tremble cempreng di luar ruangan

“Allah akan memberikan kekalahan bagi para pendosa !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

“Tapi Allah akan meninggikan orang-orang yang bertaubat !”

Blaaammm…!!!
Dreeettt…
Blaaammm…!!!
Dreeettt…

“Maka introspeksi diri kita dan bersegeralah menuju ampunan Allah agar kemenangan menyapa kita !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Dreeettt…
Dreeettt…
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

“Satu pasukan di medan Uhud kalah padahal panglimanya Sang Rasul sendiri ! Hanya karena meninggalkan satu perintah ! Maka sudah berapa perintah Allah dan Rasul-Nya yang kita tinggalkan ?! Itulah sebab Allah belum juga mengangkat kita atas para Syi’ah laknat itu !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

Khutbah Jum’at kali ini ditutup dengan doa yang membuat para hadirin berlinang airmata ketakutan, Harapan dan kecintaan

============================

Kisah perjalanan tim Misi Medis Suriah dituliskan untuk menyadarkan bahwa ada kerja besar membantu kaum muslimin Suriah. Masing-masing dari kita dapat membantu sekuat kemampuannya, Bisa dengan doa, Pikiran, Tenaga atau dana

[di atas adalah status Ustadz Fathi Yazid Attamimi , Jum’at ini.. Beliau relawan Misi Medis Suriah yang saat ini berada di Suriah bersama Ustadz Ahmad Kindi yang statusnya mirip juga, berikut saya copas kan : ]

Waktu sholat jumat sdh hampir masuk. Masjid darurat sdh dibersihkan. Org-org mulai berdatangan. Muazin siap utk mengumandangkan azan. Tiba-tiba…

BOM….. BOM…..

Dua roket jatuh dekat masjid menggetarkan pintu dan jendela. Tapi org-org pada cuek seperti ga ada kejadian. Azan pun membelah langit Suriah.

Khatib berdiri tegap mewasiatkan kalimat-kalimat taqwa Serra mengingatkan kita utk bersabar dan meneguhkan kesabaran.

BOM….

Khatib melanjutkan wasiatnya agar kita menjauhkan diri dari perdebatan. Karena perdebatan hanya akan melemahkan perjuangan. Lebih baik kita menghidupkan sunnah dan menyibukkan diri dgn memperhatikan sunnah2 apa yg kita lewatkan, termasuk bersiwak.

BOM….

Org-org tetap setia duduk mendengar khutbah sbgmn khatib tetap tegap berdiri hingga is menyelesaikan khutbahnya.

Bagaimana sholat jumat di tempat antum?

‪#‎Terus_doakan_kami‬

___________________

Ah, seketika saya teringat ketika pernah dulu sebuah gempa cukup kencang mengguncang daerah kami, tepat saat shalat Jum’at. Tak ada yang terluka, tak ada yang rusak.. tapi ya itu.. banyak yang lari terbirit-birit meninggalkan masjid karena takut masjid rubuh.

Sungguh berbeda sekali ya.. =)

*malu*

اللهم انصر مجاهدينا في كل مكان

#foto Jabal Akrodh, Latakiya. Salah satu daerah di Suriah yg kurang tersentuh bantuan kemanusiaan yang dipost Ustadz Ahmad Kindi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s