Faidah Macam Apa?

“Betapa banyak orang yg berbangga dengan perbincangan bersama guru tanpa sedikit pun mendulang faidah darinya lantaran tenggelam dalam hasut untuk menyauk marah dan amarah.. kini kau lihatlah, mereka teperdaya bisikan hati lantas melemparkan para guru ke kancah fitnah”

Ummu Laudza

membaca ini, menengok apa yang sedang ramai diperbincangkan, rasanya nyesek…

ternyata bukan saya saja yang merasa bahwa para thullab sekarang menurut apa yang saya lihat, lebih asik bertanya ke hal-hal yang justru ‘menyeret’ para guru ke kancah ‘fitnah’.

menanyakan hal yang kontekstual tanpa dijelaskan duduk perkara detainya, lalu hasilnya dijadikan hujjah dalam hal-hal yang sifatnya bukan yang ‘umum’

sekarang jadi bertanya-tanya, seberapa banyak pelajar yang memang berniat lurus dan tulus mencari kebenaran, bukan semata-mata pembenaran argumennya.

dan yang lebih disayangkan adalah membawa-bawa nama guru sebagai penguat ‘hujjah’nya

bagi saya yang hanya seorang thuwailibah, hal ini sangat disayangkan. memprihatinkan

semoga dugaan dan isi kutipan di atas tidak benar

*sedang random, padahal ga ikutan nulis random*

Link Audio Kajian Nyantrend (NWD)

Link Audio Kajian Nyantrend

Ustadz Hasan Al-Jaizy

 jadwal

jadwal

[update hari Selasa tanggal 7 April 2015]

Kajian yang baru (mulai 10 Maret 2015):

  1. Weekdays

 

  • Pagi

  • Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’

Menggunakan kitab terjemah Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’ karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i

 IMG_20150326_0001

https://archive.org/details/AdDaaWaAdDawaa

Yang sudah di-upload pertemuan 1-3 dari 4 pertemuan

  • Kursus Bahasa Arab

Durusul Lughah, An-Nahwu al-Waadhih, Kitab At-Tashrif

IMG_20150326_0002

 IMG-20150322-WA0018

IMG_20150326_0001 (2)

https://archive.org/details/kursusarabicnyantrend

DL Yang sudah di-upload pertemuan 1-6 dari 7 pertemuan

NW Yang sudah di-upload pertemuan 1-3 dari 4 pertemuan

KT Yang sudah di-upload pertemuan 1-2 dari 3 pertemuan

  • Ushul Fiqh

Menggunakan kitab terjemah “Al-Ushul min ‘Ilmil Ushul” karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Penerbit Media Hidayah berjudul “Ushul Fiqih”

 IMG_20150326_0003

https://archive.org/details/ushulfiqhnwd

Yang sudah di-upload pertemuan 1-6 dari 7 pertemuan

  • Shahih Al-Bukhari al-Jami’

Merupakan kajian hadits yang ada di Kitab “Al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtashar min ‘Umuri Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam wa Sunanihi wa Ayyamihi” (atau dikenal al-Jami’ ash-Shahih/ Shahih al-Bukhari) baik sisi sanad maupun matan.

https://archive.org/details/shahihbukharynwd

Yang sudah di-upload pertemuan 1-5 dari 7 pertemuan

(Sampai pembahasan hadits ke-2)

  • Mushthalah al-Hadits

Menggunakan kitab terjemah “’Ilmu Mushthalah al-Hadits” karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Penerbit Media Hidayah berjudul “Mushthalah Hadits”

 IMG_20150326_0005

https://archive.org/details/musthalahnwd

Yang sudah di-upload pertemuan 1-5 dari 7 pertemuan

  • Syarh Matn Abi Syuja’

Menggunakan kitab terjemah “At-Tadzhib fi Adillat Matan al-Ghayat wa at-Taqrib al-Masyhur bi Matan Abi Syuja’ fi al-Fiqh asy-Syafi’i” karya DR. Musthafa Diib Al-Bugha Penerbit Media Zikir berjudul “Fikih Islam Lengkap Penjelasn Hukum-Hukum Islam Madzhab Syafi’i”

 IMG_20150326_0006

https://archive.org/details/matnabysyuja

Yang sudah di-upload pertemuan 1-3 dari 3 pertemuan

  • Malam

 

  • Zaadul Ma’ad

Menggunakan kitab asli beserta terjemah Zadul Ma’ad karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Penerbit Griya Ilmu

zaadul-maad-set-griya-ilmu

https://archive.org/details/zadulmaad

Yang sudah di-upload pertemuan 1-11 dari 13 pertemuan

  1. Weekend

  • Syarh Ushul Ats-Tsalatsah

Menggunakan kitab terjemah “Syarh Ushul ats-Tsalatsah” karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Penerbit Darul Haq berjudul “Ulasan Tuntas tentang 3 Prinsip Pokok”

ushul ats tsalatsah

https://archive.org/details/syarhushul3

Yang sudah di-upload pertemuan 1-2 dari 3 pertemuan

Kajian yang sudah lama berlangsung (melanjutkan):

  1. Weekdays

  • Tafsir As-Sa’dy

Menggunakan kitab terjemah “Taisir al-Karim ar-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannan” karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di Penerbit Darul Haq berjudul “Tafsir Al-Qur’an (1) Surat Al-Fatihah – Ali Imran”

IMG_20150326_0004

https://archive.org/details/sadynwd

Yang sudah di-upload pertemuan 1-42 dari 45 pertemuan

(Sampai ke Tafsir al-Baqoroh 102 1/3 awal)

  1. Andalusia

 

  • Tafsir Al-Qurthuby

Kajian kitab tafsir “Al-Jami’ lil-Ahkami Al-Qur’an” Karya Imam al-Qurthubi

 IMG_20150326_0007

top quality

https://archive.org/details/nyantrendcordoba128

standard quality

https://archive.org/details/nyantrendcordoba32

Yang sudah di-upload pertemuan 1-22 dari 23 pertemuan

  1. Weekend

  • Tafsir Ibnu Katsir

Menggunakan kitab terjemah “Al-Mishbaahul Muniir fii Tahdziibi Tafsiiri Ibni Katsiir” karya Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri Penerbit Pustaka Ibnu Katsir berjudul “Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 9”

 IMG_20150326_0008

top quality

https://archive.org/details/TafsirIbnuKatsir128

Yang sudah di-upload pertemuan 1-31 dari 36 pertemuan

standard quality

https://archive.org/details/TafsirIbnuKatsir32

Yang sudah di-upload pertemuan 1-30 dari 36 pertemuan

(Juz 30 An-Naba  sampai Ath Thariq, dan Al-Hasyr)

  • Tafsir al-Aisar

Menggunakan kitab terjemah “Aisar At-Tafaasir Likalaamil ‘Aliyyil Kabiir” karya Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi Penerbit Darus Sunnah berjudul “Tafsir Al-Qur’an Al-Aisar” Jilid 1 dan Jilid 7

 IMG_20150326_0009

IMG_20150326_0010

top quality

https://archive.org/details/TafsirAisar128

standard quality

https://archive.org/details/TafsirAisar32

Yang sudah di-upload pertemuan 1-36 dari 38 pertemuan

(Muqadimah, isti’adzah dan basmalah, al-Fatihah, al-Baqarah 1-71;

al-Mulk, al-Qolam 1-16)

  • Taudhih al-Ahkam Syarah Bulughul Maram

Menggunakan kitab terjemah “Taudhih Al-Ahkam min Bulugh Al-Maram” karya Syaikh Al- Abdullah bin Abdurrahman Bassam Penerbit Pustaka Azzam berjudul “Syarah Bulughul Maram Jilid 1”

 IMG_20150326_0011

top quality

https://archive.org/details/TASBM128

Yang sudah di-upload pertemuan 1-9 dan 11-27 dari 28 pertemuan

standard quality

https://archive.org/details/TASBMWeekend

Yang sudah di-upload pertemuan 1-27 dari 28 pertemuan

  • Fawaidul Fawaid

Menggunakan kitab terjemah Fawaidul Fawaid karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i

IMG_20150326_0012

top quality

https://archive.org/details/Fawaid128

Yang sudah di-upload pertemuan 2-9 dan 11-25 dari 27 pertemuan

standard quality

https://archive.org/details/Fawaid32

Yang sudah di-upload pertemuan 2-25 dari 27 pertemuan

(audio pertemuan ke-1 karena angin sangat kencang jadi tidak bisa diupload –kalau ga salah inget-, tapi ada di youtube)

  • Mukhtashar Shahih Bukhari

Menggunakan kitab terjemah “Mukhtashar Shahih Bukhari” yang disusun oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani Penerbit Pustaka As Sunnah berjudul “Ringkasan Shahih Bukhari”

buku-ringkasan-shahih-al-bukhari

top quality

https://archive.org/details/mushab128

standard quality

https://archive.org/details/mushab32

Yang sudah di-upload pertemuan 1-8 dari 8 pertemuan

(Hadits 1-21)

  • Hishnul Muslim

Merupakan kajian yang men-syarah kitab Hishnul Muslim

top quality

https://archive.org/details/hishnulmuslim128

standard quality

https://archive.org/details/hishnulmuslim32

Yang sudah di-upload pertemuan 1-8 dari 9 pertemuan

  • Bahjatun Naazhirin Syarh Riyadhush Shaalihin

Menggunakan kitab terjemah “Bahjatun Naazhirin Syarh Riyadhush Shaalihin” karya Imam an-Nawawi Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i berjudul “Syarah Riyadhush Shalihin”

box_SRS-L_besar

https://archive.org/details/riyadhweekend

Yang sudah di-upload pertemuan 1-27 dari 32 pertemuan

(sampai Hadits ke 37)

Nah, kalau mau menyaksikan seluruh kajiannya sampai yang terakhir diadakan (yaitu pagi tadi) bisa simak link youtube Ustadz Hasan Al-Jaizy

https://www.youtube.com/channel/UCCE_ie7v0Pjfn_uTtfiOGbw/featured

tiap kajian di-streaming via youtube dan otomatis tersimpan di akun youtube beliau.

Kisah Nyata, Renungan Bagi Orangtua,.. Seperti Inikah Sikap Kita Kepada Anak Kita?

aku juga ingin ‘mempersembahkan’ jubah kemuliaan itu!
T_T
*mbrebes mili*
tabarakallaahu ‘alaih

"Bisa Karena Terbiasa"

Kisah si Umar ,Bocah Umur 10 Tahun Yang Membuat Airmata Menetes..

Mengajarkan-Anak-Membaca-Al-QuranMinggu lalu saya kembali Jum’atan di Graha CIMB Niaga Jalan Sudirman setelah lama sekali nggak sholat Jum’at di situ…

Sehabis meeting dengan salah satu calon investor di lantai 27, saya buru-buru turun ke masjid karena takut terlambat..dan bener saja sampai di masjid adzan sudah berkumandang…

Karena terlambat saya jadi tidak tahu siapa nama Khatibnya saat itu.. Sambil mendengarkan khotbah saya melihat Sang Khotib dari layar lebar yang dipasang di luar ruangan utama masjid.. Khotibnya masih muda, tampan, berjenggot namun penampilannya bersih..dari wajahnya saya melihat aura kecerdasan..

Tutur katanya lembut namun tegas…dari penampilannya yang menarik tersebut..saya jadi penasaran..apa kira-kira isi khotbahnya…

Ternyata betul dugaan saya!!!…

View original post 908 more words

Imam adz-Dzahabi, Ulama Besar Ahli Hadits dan Sejarah Islam

Imam Adz-Dzahabi rahimahullaah dan kitabnya Siyar A’lam An-Nubala , merupakan salah satu Ulama yang saya sangat mengidolakannya.. Saya ngefans sekali ama blio rahimahullaah.. hehehe

Bagi umat Muslim, mengenal sejarah ulama sangatlah penting. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman ulama dalam belajar dan berdakwah. Ketika kaum liberal meremehkan ulama, maka wajib bagi umat Islam mengenal para ulama.

Salah satu ulama besar dalam Islam adalah Imam adz-Dzahabi. Imam Dzahabi berasal dari negeri Syam. Ia adalah seorang ulama ahli sejarah sekaligus ahli hadits.

Bagi yang serius belajar sejarah, sebuah keharusan untuk mengenal Imam Dzahabi. Sebab ia adalah seorang pakar kenamaan dalam ilmu riwayat dan sejarah.

Imam Dzahabi bernama lengkap Qaimaz bin Abdullah adz-Dzahabi al-Fariqi al-Dimasyqa al-Syafi’i. Dilahirkan di desa bernama Kafarbatna kota Damaskus pada tahun 13 Rabi’ul Akhir tahun 673 H/ 1274 M.

Keluarganya bukan asli Damaskus, tapi berasal dari negeri Turkmenistan. Keluarganya merupakan keluarga pecinta ilmu. Hingga mendorong adz-Dzahabi untuk mendatangi para masyayikh dari berbagai negeri.

Imam adz-Dzahabi menuntut ilmu sejak usia dini dan ketika berusia 18 tahun menekankan perhatian pada dua bidang ilmu: Ilmu-ilmu al-Qur’an…

View original post 571 more words

Pesan Terakhir Sang Pejalan Jauh

ukhti saudaraku yang aku mendoakan kemuliaan atas ilmu. yang kudoakan tanpa mengurangi kehormatanmu sebagai seorang muslimah…
ukhti saudaraku yang aku mendoakanmu akan imam dalam hidupmu yang mencintai Allah dan RosulNya…
ukhti saudaraku yang aku mendoakanmu agar manisnya ilmu dan iman mampu menyelimuti anak keturunanmu….
ukhti saudaraku yang aku mendoakanmu agar Allah izinkan Al Quran sebagai petunjuk hidup dan penawar luka dan air mata….
ukhti saudaraku. kemarin adalah hari terakhirku berkumpul bersama anak yatim piatu, fakir miskin, dan janda-janda miskin di kota raqqa.
saat perpisahaan sebagian dari mereka memberiku permen dan coklat. dan mereka berkata, “titipkan salamku kepada baginda nabi”
ukhti saudaraku yang aku mendoakan atas kebaikan padamu. akan kutitipkan salam mereka dan salammu atas kesaksianku akan kebaikanmu
ukhti saudaraku yang aku mendoakan keistoqomahan kepadamu, sebelum atau sesudah engkau menikah. agar tetap istiqomah.

Bismillah, inilah pesan singkat seorang muhajirin kpd saudaranya. sekaligus ucapan maaf akan khilaf & kefakiran lisan. mau kau mendengarnya?
ukhti kita memang belum saling kenal. tapi ukhti, jika ini pesan terakhir dari seorang fakir., semoga ukhti bisa ambil ibrah.
ukhti. percayalah kalau yg kita tuju Allah apapun pandangan manusia itu amat kecil. ukhti, kelak bagi para pentalaq dunia ia akan dicaci.
namun ukhti. medan jihad itu keras namun bermartabat. Membenci musuh karena Allah. dan dakwah itu lembut, utamakan akhlak
ukhti. suatu saat akun ini tak memiliki huruf lagi. tapi ukhti, kabarkan kepada yang lainnya bahwa Islam itu indah. cukup Islam ukhti
ukhti tetaplah betprasangka baik kepada ulama harakah apapun, mungkin fakta tak tersampaikan kepada mereka. hingga ringannya lisan.
ukhti. semoga Allah merahmati antum. menjadikan pasangan hidup antum sebagai pasangan dunia akhirat.
ukhti saudaraku yg aku mendoakan kebaikan padamu. 30 negara telah aku lihat dan kutinggali; Allah memilih Syam sebagai pembaringan akhir.
ukhti, jaga senyum org tuamu, saudara muslimmu, dan imam hidupmu kelak. Karena saudaramu banyak kehilangan senyum…
ukhti usap air mata atas tulisan-tulisan ini. Keluarkan air mata akan rasa takut atas tercabutnya iman
ukhti ittaqillah haitsuma kunta.

saudara laki laki mu : muhammad hirohito al indunissy. Wassalamualaikum.

pejalan jauh

ditulis dua hari sebelum gugurnya di medan pertempuran

10 Hari Hafal Al Qur’an (Kisah Ukhti Ummu Zayid)

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
=’)

Fathma Alia

Sebuah kisah yang sangat menyentuh dan bisa memacu motivasi saya, kisah yang ditulis oleh  Ir. Amjad Qasim dalam bukunya Kaifa Tachfazh al Qur’an al Karim fii Syahr. Di sini saya tulis ulang dengan harapan dapat menambah motivasi dan kepasrahan diri kita kepada ALLOH dalam menghafal Al Qur’an… amiin… :) Ini kisahnya…

AlhamduliLLAH, sesuai dengan kemuliaan dan keagungan kuasa-NYA, aku telah khatam menghafal Al Qur’an. Berikut ini pengalamanku, dan aku menghadiahkannya untuk kalian.

Ini adalah masa-masa indah yang berlalu dengan segala kisah yang ada di dalamnya. Dan, inilah mimpi yang m,enjadi kenyataan. Serta, memori yang selalu menghampiriku.

View original post 2,015 more words

[Download] Rekaman Kajian Nyantrend Weekend & Nyantrend Weekdays

ada yang tertarik ikut belajar juga? =D
silakan..

saya udah download semua dan mendengarkan beberapa kajian beliau..

Blog Abu Umamah™

Download Rekaman Nyantrend Weekend & Weekdays Download Rekaman Nyantrend Weekend & Weekdays

Alhamdulillah, kesempatan kali ini kami hadirkan kehadapan Anda sekalian kumpulan rekaman kajian dari Program Nyantrend Weekend dan Nyantrend Weekdays yang disampaikan oleh Al-Akh Hasan Al-Jaizy. Semoga Bermanfaat.

View original post 67 more words

melebihimu

snow

“Engkau tahu, engkau adalah orang yang paling aku sayangi.

Aku yakin kesedihanku terhadapmu melebihi kesedihanmu terhadap dirimu sendiri. Jika engkau menangisi dirimu dengan air mata, aku menangisimu dengan desir darahku.”

-dr. Raehanul Bahraen-

cinta.. betapa aku ingin kau memahami.. sedihku.. melebihi sedihmu terhadap dirimu sendiri..

mau sampai kapan?

apa kau tak lelah menoreh luka di hati ini?

bukan.. bukan tentang aku dan kamu, tapi kamu dan Dia..

itu saja..

Lelahmu Jadi Lelahku Juga

>ini judul ga ada hubungannya ama lagunya Dee

>judulnya juga bisa jadi ga nyambung ama isinya. hahaha. *geje*

Image

Sesungguhnya lelahmu tidak ada apa-apanya dibandingkan kebodohanmu. Lalu mengapa mengeluh saat terlalu lelah dalam belajar?
Sejatinya sakitmu belum ada apa-apanya dari ketidaktahuanmu. Lalu mengapa mengeluh saat tubuh taksehat?

Bukankah kini semakin kau menyadari bahwa dirimu tidak tahu apa-apa?!
Bukankan kini semakin kau berkaca bahwa masih terlalu banyak hal yang harus kau pelajari?!
Lalu mengapa masih terlalu banyak waktu yang kau sia-siakan?
Lalu mengapa masih terlalu banyak alasan yang kau lontarkan?!

Mereka para alim ulama menghabiskan waktu 16jam untuk membaca ketika tak mengajar, lalu kamu?!

Masih mengeluh lelah, capek, padahal waktu tidurmu masih terlalu banyak?
Masih mengeluh sakit ketika terlalu banyak waktumu kau buang sia-sia?

Apa kau lupa ketika berurai air mata, mengulang-ulang sebuah madah, tak kunjung paham.. hingga kau terhenyak.. barangkali karena maksiatmu terlalu banyak, sementara ilmu itu cahaya.. Tak mampu menembus kaca yang terlalu kotor..
Namun mengapa masih sempat kau menggunakan detik-detik hidupmu yang tersisa dengan hal-hal yang tak mendekatkanmu pada-Nya?

Apa kau lupa pertanyaan-pertanyaan para guru akhir-akhir ini.. Kam kitaaban takroiina fil syahri?!
berapa buku yang kau baca dalam satu bulan??
Dan kau masih terlalu santai dengan enggan membuka buku-buku itu.

Lalu mau ke mana engkau, Fajar?
Hendak pergi ke mana?
Menuju apa?
Apakah akan berputar-putar saja tak bergegas melangkah?

Jujurlah pada niatmu!
Jujur pada cita-citamu!
Tak akan sampai tujuanmu dengan kemalasan!
Tak akan terwujud tekadmu dengan penundaan!

Jangan remehkan setiap detik dalam hidupmu, karena ia akan dimintai pertanggungjawaban. Karena ia tak akan pernah kembali… T_T

#Sebuah tulisan untuk menegur diri sendiri

*hitung mundur menuju MID*

Dan.. Ramadhan sebentar lagi.. suguhan apa yang telah kau siapkan menyambut tamu istimewa itu, Jar? *jleb

#foto jepretan adikku.. pake HP.. baguus yaaa.. fajar gitu *kumat narsis* =D

kemantapan hati

Image

pada suatu ketika, perjalanan akan menghadapkan kita dengan persimpangan
itu sebuah keniscayaan
tidak bisa tidak, menyusuri liku hidup akan menghantarkan kita pada simpang yang mungkin bukan hanya dua, bisa jadi tiga atau lebih rute perjalanan
kita tahu persis tidak memilih juga adalah sebuah pilihan
meskipun sejatinya semua telah digariskan

aku memang telah memulai sebuah perjalanan, yang kutahu bekalku belum cukup
istilah yang sering kudengar, perjalanan yang mendahului bekalnya
ah, apa mau dikata sebuah keterlanjuran yang takpernah kurencanakan
hingga sampai pada suatu harap bahwa di sepanjang perjalanan aku mampu meneguk bekal dari oase-oase perhentian
yang semoga cukup untuk menyambung nafas meniti langkah ke depan

dan di episode ini, kutemui sebuah persimpangan yang bahkan aku tak tahu ada berapa banyak cabang rute perjalanan di hadapan
yang pastinya menagih petanggungjawaban
aku tergugu
bingung, katamu

kemantapan hati, itu kata kunci yang kaunasihatkan padaku
setiap pilihan mengandung risiko, itu kemestian
dan kini yang harus kucari adalah kemantapan hati

ah, iya
kemantapan hati hanya akan ada jika aku paham jalan yang akan kutempuh apa risikonya, apa rintangannya, apa baik dan buruknya
kemantapan hati hanya akan ada jika aku memahami apa pilihan yang kuambil
kemantapan hati hanya akan ada jika aku memiliki dasar yang kuat dalam menentukan, bukan sekadar ekspektasi, asumsi sesaat atau perspektif sensasi
bukan juga karena keterpaksaan yang samar maupun terang-terangan

bukan pula menentukan rute hanya berdasarkan siapa yang akan berjalan di rute itu
namun, karena sebuah tujuan jelas dengan jalan yang benar yang ingin kuperjuangkan

kemantapan hati..
semoga segera kutemukan
hingga siap menanggung risiko apapun di perjalanan dan menikmatinya dengan penuh keyakinan
sungguh ingin berbekal sebaik-baiknya
sungguh ingin menjadi golongan yang selamat
sungguh ingin berada dalam jalan yang lurus

do’akan aku sobat..

*celoteh dini hari habis kebanjiran*

ahaha

#fotonya adekq lah.. hehehe

ngomong-ngomong ini tanggal 3 bulan 3.. *njuk ngopo

Genggam di Senandung Cinta untuk Ibunda #2

Image

 

“… dengan senyummu luluh setonggok angkuh

halau segunung risau

hempas sekerat cemas … “

“… dengan usap lembutmu tepis berbagai tangis

tangkis serentetan gigis”

“Perih luka tak lagi terasa gamang pun mendadak tumbang”

Ini kutipan puisi “Genggam” yang alhamdulillaah berhasil memperoleh ini..

sertifikat fajar

hehehe.. dan baru ngeh tadi.. jebulnya yang juara 1 & 2 itu laki-laki semua plus ketua-ketua FLP wilayah.. hadeeeh.. -_-‘

Alhamdulillaah..

buku antologinya sudah terbit.. =D

ada yang mau? qiqiqi  ke sini aja yah..

Judul Buku : Senandung Cinta untuk Ibunda#2 (Antologi Puisi)
Penulis : Asmaida Lubis , Fathor Rozi, Jaraway Al-Fajr, dkk.
Terbit : Februari, 2014
ISBN : 978-602-1363-01-0
Uk. Buku : 14 x 21 cm
Jumlah Hal : 170 Hlm

Harga Buku : Rp. 51.000 ( Untuk tim penulis Rp. 46.000)- Belum Termasuk Ongkir

Promo Pre-Order ( 23 – 28 februari 2014, cetak buku tgl 28 Februari, pengiriman tgl 8 Maret 2014)

Harga 1 buku plus ongkir selama PO; Rp. 58.000 ( untuk tim penulis Rp. 53.000)
Order > 2 buku dapat potongan harga lebih

Pemesanan : via inbox penerbit Asrifa, via sms 085624070744, pin BBM 75AC2BB9

Tentang Buku :

Senandung Cinta untuk Ibunda adalah buku antologi puisi dari para peserta terpilih event menulis “Senandung Cinta untuk Ibunda”.
__________________
Cinta teruntuk ibunda, meski tak seutuhnya bisa dilukiskan dengan kata-kata, karena jasa, pengorbanan dan kasih yang tiada tara. Namun dalam deretan aksara dalam buku ini, senandung cinta ada untukmu wahai ibunda.
[Wien, penulis, Bandung]

__________________
Senandung Cinta untuk Ibunda, sejatinya bukanlah sekedar goresan kata-kata. Ia adalah prasasti yang dipahat atas nama cinta dan rindu. Sebab itu, ia akan mengabadi melintasi usia zaman. Senandung Cinta untuk Ibunda, sebuah persembahan sederhana untuk sosok yang tak pernah cukup kata untuk menceritakannya. Senandung Cinta untuk Ibunda, sebuah ungkapan cinta yang sayang untuk dilewatkan!
Selamat kepada para penulis. Semoga setiap amal dan kebaikan yang ada dalam buku ini, sekecil apapun itu, pahalanya juga mengalir untuk Ibu yang telah melahirkan sosok-sosok dalam buku ini!
[Syarif Husni, Cerpenis dan Ketua FLP Mataram, NTB]

_________________

Donasi Kelud [Group FORISLAM KAJIAN KITAB]

Alhamdulillaah sejak awal Januari kemarin, saya dapat ikut belajar di Group FORISLAM KAJIAN KITAB yang merupakan salah satu program dari Group FORISLAM yang bertujuan untuk memfasilitasi para muslimah yang ingin belajar ilmu syar’i dengan metode membaca kitab.

Yang dibimbing oleh Ustadz Abu M. Hammam Kiryani & Ustadzah Ummu Ukkaasyah Isfiy.

Dan kemarin, Ustadz kami berinisiatif sebagai berikut:

_____________________________________________________________

Bismillah……..

Sehubungan dengan musibah yang menimpa masyarakat Kediri dengan meletusnya gunung Kelud, alangkah indahnya kita bersama, membantu mereka dengan harta kita sekalipun kita tidak bisa membantu dengan tenaganya. Bagi masyarakat Magelang pasti bisa merasakan betapa susahnya ketika merapi meletus. Semoga saling membantu kita pada saudara kita, Alloh akan menurunkan pertolongan pada kita semua. Aamin….

ketika sudah terkumpul nanti akan kerjasama dengan team dari PP. Salman Al Farisi atau Pp.Thoifah Al Manshuroh. Jazakunnalloh khoiron ala ihtimaamikunna. Aamiin

Bagi Akhwat yang akan menyalurkan donasi musibah Letusan Gunung Kelud. Bisa ditransfer melalui no rek dibawah ini:

* Rek BNI syariah: 0319344475  BNI MUNTILAN

* Rek BRI: 0102-01-010930-53-0 BRI CAB TEMANGGUNG

* Rek BSM: 7059756561 BSM CAB. MUNTILAN

Semua rek di atas a.n. KIRYANI

Konfirmasikan donasi Anda dg cara:

–> Ketik: [Nama.Alamat.Jml donasi.Bank.Gunung Kelud]

Contoh:

(1) [Abdulloh.purworejo.10.000.BSM. Gunung Kelud ]
(2) [Abdurrahman.Magelang.25000.BNI Syariah. Gungung Kelud]
(2) [Muhammad.Jakarta.100000.BRI.Gunung Kelud]

–> Kemudian kirimkan ke:

(1) 085 647 1 6666 7 ( Madrasah Mutiara Hikmah )

(2) 085 643 01 61 43 ( SMSN Mutiara Hikmah )

Semoga Allah menjadikan amal Anda sbg pemberat amal kebaikan di akhirat nanti dan membalas Anda dg balasan yg lebih baik di dunia dan akhirat, aamiin…

Barakallahufiikunna

Alhamdulillah….ikhwan2 yang ikut dikajian bahasa arab dan kitab dimasjid umar bin khottob prajenan mertoyudan pun…setuju untuk adanya penggalangan dana musibah letusan Gunung Kelud. syukron

___________________________________________________________________________

Dan karena diperkenankan untuk diinfokan kepada yang berada di luar grup agar lebih banyak yang berpartisipasi, barangkali ada yang bersedia turut serta dalam penggalangan dana untuk korban musibah Gunung Kelud ini, kami sangat berterima kasih..

Jazaakumullaahu khairan wa fiikum baarakallaah.. semoga diberkahi rizkinya..

^_^

Menabung Khawatir?

198960_1628521112886_7384848_n (1)

aku sedang tak dapat memahami diriku sendiri
jadi mana mungkin aku memintamu untuk itu
seharusnya aku paham dari dulu
semua tak akan pernah sama

ada lubang di sini
aku tak tahu apa dan mengapa
belajar abai pada jeda dan rasa
itu mungkin pilihan yang harus diambil

aku sendiri tak mengerti
dulu mungkin aku begitu mudah mengabarkan segala macam hal
yang takpenting sekalipun, padamu

setelah kupikir-pikir
aku terlalu membutuhkanmu
bahkan hingga kini

mau kuceritakan pada siapa lagi
sering itu yang terjadi

karena mau seolah takacuh bagaimanapun
aku selalu menganggapmu peduli

tapi ini takboleh dibiarkan
kau tahu betapa aku terlalu takut tergantung pada manusia

aku ingin belajar darimu, yang sangat rapat menyimpan keluh
aku ingin belajar dari mereka yang sanggup tegar dan mengadukan kisah hanya padaNya

tentu sangat ingin bercerita tentang timur, barat, tenggara..
tapi kini entah kelu rasanya

kau tahu, sesekali dan lebih sering dari itu, aku merindukan masa lalu dan kecerewetanku kepadamu
kadang berpikir, bagaimana bisa ya aku dulu seperti itu
tapi memang spion hanya cukup dilihat sesekali..

sepi. iya.

kau tahu hal apa yang kadang kurindukan
ketika kau akhirnya mau bercerita
ah, itu sudah lama sekali rasanya

kini lebih sering aku dengan diriku dan kau penyimak yang baik

namun entah
si aneh hinggap lagi

dan bahkan aku seperti  takpunya kata bahkan untuk sekadar menyapamu

aku tak bilang aku gapapa
nanti kau kira aku kenapa-kenapa

terima kasih dan maaf, semoga tak bosan kau dengar

kusapa melalui do’a saja ya, seperti biasa

kau boleh marah..
kan dari dulu misi membuatmu marah tak pernah sukses, siapa tahu kali ini berhasil.
hahaha

kapan-kapan kau harus kembali bercerita padaku, entah tentang apapun..
dan aku ingin sekali mendengarnya
oke?

satu lagi, jangan biarkan aku menabung khawatir
tersenyumlah
bahagialah

mak jleb

Di dunia nyata membatasi interaksi ikhwan akhwat di atas jam 21.00 adalah usaha preventif. Di dunia maya ada yang nerapkan juga, tidak mentionan lawan jenis

 

..sambungan tweet sebelumnya>> tidak (semacam) dialog dengan lawan jenis, tapi kenapa tetap monolog (baca : ngetwit) ya. Hmm..

 

salah lagi saia .__.

Tentang Jum’at Milik Mereka #Suriah

1601405_585256251553798_18409918_n (1)

Pejamkan mata ! Bayangkan sebuah panggung orkestra, Temaram, Dingin, Senyap. Hadirin duduk berbaris rapi menghadap satu arah. Satu-satunya suara berasal dari seorang dirigen di depan yang dengan begitu bersemangat mengatur perasaan. Tangannya naik turun seiring dagu yang terangkat lama kemudian menunduk cepat berulang kali !

Mata beliau menyorot tajam satu persatu penikmatnya, Coba menyusupkan harapan, Gairah, Kegembiraan. Sekaligus juga kesedihan, Perasaan berdosa, Kehampaan, Dan ketakutan. Semua diramu dalam sebuah pertunjukan panjang pendek irama dari mulutnya yang seiring setimpal dengan alat musik yang hanya punya dua nada, Bass drum dan tremble cempreng di luar ruangan

“Allah akan memberikan kekalahan bagi para pendosa !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

“Tapi Allah akan meninggikan orang-orang yang bertaubat !”

Blaaammm…!!!
Dreeettt…
Blaaammm…!!!
Dreeettt…

“Maka introspeksi diri kita dan bersegeralah menuju ampunan Allah agar kemenangan menyapa kita !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Dreeettt…
Dreeettt…
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

“Satu pasukan di medan Uhud kalah padahal panglimanya Sang Rasul sendiri ! Hanya karena meninggalkan satu perintah ! Maka sudah berapa perintah Allah dan Rasul-Nya yang kita tinggalkan ?! Itulah sebab Allah belum juga mengangkat kita atas para Syi’ah laknat itu !”

Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!
Blaaammm…!!!

Khutbah Jum’at kali ini ditutup dengan doa yang membuat para hadirin berlinang airmata ketakutan, Harapan dan kecintaan

============================

Kisah perjalanan tim Misi Medis Suriah dituliskan untuk menyadarkan bahwa ada kerja besar membantu kaum muslimin Suriah. Masing-masing dari kita dapat membantu sekuat kemampuannya, Bisa dengan doa, Pikiran, Tenaga atau dana

[di atas adalah status Ustadz Fathi Yazid Attamimi , Jum’at ini.. Beliau relawan Misi Medis Suriah yang saat ini berada di Suriah bersama Ustadz Ahmad Kindi yang statusnya mirip juga, berikut saya copas kan : ]

Waktu sholat jumat sdh hampir masuk. Masjid darurat sdh dibersihkan. Org-org mulai berdatangan. Muazin siap utk mengumandangkan azan. Tiba-tiba…

BOM….. BOM…..

Dua roket jatuh dekat masjid menggetarkan pintu dan jendela. Tapi org-org pada cuek seperti ga ada kejadian. Azan pun membelah langit Suriah.

Khatib berdiri tegap mewasiatkan kalimat-kalimat taqwa Serra mengingatkan kita utk bersabar dan meneguhkan kesabaran.

BOM….

Khatib melanjutkan wasiatnya agar kita menjauhkan diri dari perdebatan. Karena perdebatan hanya akan melemahkan perjuangan. Lebih baik kita menghidupkan sunnah dan menyibukkan diri dgn memperhatikan sunnah2 apa yg kita lewatkan, termasuk bersiwak.

BOM….

Org-org tetap setia duduk mendengar khutbah sbgmn khatib tetap tegap berdiri hingga is menyelesaikan khutbahnya.

Bagaimana sholat jumat di tempat antum?

‪#‎Terus_doakan_kami‬

___________________

Ah, seketika saya teringat ketika pernah dulu sebuah gempa cukup kencang mengguncang daerah kami, tepat saat shalat Jum’at. Tak ada yang terluka, tak ada yang rusak.. tapi ya itu.. banyak yang lari terbirit-birit meninggalkan masjid karena takut masjid rubuh.

Sungguh berbeda sekali ya.. =)

*malu*

اللهم انصر مجاهدينا في كل مكان

#foto Jabal Akrodh, Latakiya. Salah satu daerah di Suriah yg kurang tersentuh bantuan kemanusiaan yang dipost Ustadz Ahmad Kindi

Wanita Tiang Negara? Ndak Iyo? =D

Hadis palsu ada kalanya populer di masyarakat, bahkan menjadi dasar amalan ibadah mereka yang kurang jeli dan tidak memperhatikan keotentikan suatu hadis. Untuk menyikapi permasalah tersebut, maka Ali Mustafa Yaqub menyusun sebuah buku yang membahas kelemahan-kelemahan yang terdapat pada hadis-hadis palsu populer di masyarakat tetapi setelah diadakan penelitian ternyata hadis tersebut bermasalah, dalam arti lemah bahkan sangat lemah.

Salah satunya adalah…

Hadis palsu “Wanita Tiang Negara”

Hadis yang dimaksud, bunyinya sebagai berikut:

المراة عماد البلا د اذا صلحت صلحت البلا د واذا فسدت فسدت البلا د

“wanita adalah tiang Negara, apabila wanita itu baik maka Negara akan baik,

dan apabila wanita itu rusak, maka Negara akan rusak pula”

Ali telah mencoba membuka kitab-kitab hadis, khususnya kitab hadis masyhur, seperti al-Maqashid al-Hasanah karya al-Sakhawi (w. 906 H.), al­-Durar al-Muntatsirah karya al-Suyuti (w. 911 H.), al-Ghammaz ‘ala al-Lammaz karya al-Samhudi (w. 911 H.), Tamyiz al-Tayyib min al-Khabits karya Ibn Daiba’ (w. 944 H.), Asna al-Mathalib karya Muhammad Darwisy al-Hut (w. 1276 H.), Kasyf al-Khafa’ wa Muzil al-Ilbas karya al-‘Aljuni (w. 1162 H.) dan lain-lain. Ternyata ia tidak menemukan hadis tersebut. Demikian pula dalam kitab-kitab hadis yang lain, seperti al-Kutub al-Sittah.

Karenanya untuk sementara ia berkesimpulan bahwa ungkapan di atas, adalah hadis palsu. Ia tidak lebih dari sekedar kata-kata hikmah yang diucapkan oleh seorang tokoh atau ulama.

sumber tulisan di atas dari sini 

Image
Hihi.. kelengkapan judul postingan di atas.. sebenere gini..

Wanita Tiang Negara? Ndak Iyo Kuwi Hadits? =D

(Wanita Tiang Negara? Apa Iya Itu Hadits? =D )

saya jadi inget perbincangan saya sama Dinzul di postingan ini
waktu itu saya ngeshare smsnya si Arwyn tentang perempuan

Kunci perbaikan bangsa ini terletak pada perempuan..
Pada penjagaan diri dan kehormatannya..
Pada rahim subur yang akan melahirkan generasi yang lebih baik dan pemimpin-pemimpin selanjutnya..
Pada kelembutan dan kasih sayangnya yang mampu membelai dan menentramkan semesta..

Salam hormat padamu, perempuan..

-jan ’13-

[Arwyn]

terus Dinar komen

perempuan itu kunci apa tiang??
kayaknya tiang dah, kalo kata temen saya perempuan itu tiang negara oleh karna itu ia merupakan tiang rumah tangga, maka untuk tegaknya sebuah rumah tangga tentu tidak akan cukup hanya “satu tiang” yang menopangnya, jadi diperlukan tiang2 lainnya untuk membantu menahan beban atap rumah tangga..
betul atau tidak?? tau dah,, haha cuman nerusin omngan temen

trus kureply

kenapa bukan dua2nya? hahaha

intinya kan sama.. kecuali itu istilah dalam quran atau hadits yang ga boleh diutak-atik.. ya kan? =D
cuma dilihat pake istilah yang berbeda dengan sudut pandang titik tekan yang agak beda tapi substansinya sama..
ya ga?
=D

Waktu komen itu muncul, saya memang bener-bener ga ngeh kalo ada yang sampai menganggap kalimat

الْمَرْأَةُ عِمَادُ الْبِلاَدِ إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَتِ الْبِلاَدُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَتِ الْبِلاَدُ

Wanita adalah tiang suatu negara, apabila wanitanya baik maka negara akan baik

dan apabila wanita rusak maka negara pun akan rusak

merupakan hadits.

Saya sih mikirnya itu cuma kata-kata mutiara saja, jadi ya sah-sah saja ketika si Arwyn memakai istilah lain yaitu kunci perbaikan bangsa..

Nah.. saya baru ngeh sekarang… kalau kalimat “wanita tiang negara” itu bahkan ada yang mengira itu hadits.. saking populernya..

Makanya ini saya copykan penjelasan.. dan sumbernya dinukil dari bukunya Ustadz Ali Mustafa Yaqub yang cukup getol menjelaskan tentang hadits-hadits palsu..

Postingan tentang acara “Hadits-Hadits Palsu” di RCTI dengan narasumber Prof. DR. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA hafizhahullah ada di postingan Pak Iwan ini >> Hadits-Hadits Palsu dan Lemah Seputar Ramadhan di situ ada page 1-8. Silakan kalau mau membaca.. sangat bermanfaat, in syaa Allaah.. 

Semoga kita terhindar jauh-jauh dari yang disebutkan dalam hadits mutawatir :

مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia bersiap-siap (mendapat) tempat duduknya di neraka.”

wal ‘iyadzu billah

So, kalopun mau pake kata-kata mutiara ini.. silakan.. maknanya bagus.. tapi jangan pernah dinisbatkan kepada Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam..

wallaahu a’lam..

=)

#foto jepretannya adikq..

Berkali-Kali Jatuh

[Saya peringatkan sebelumnya, ini postingan isinya banyak gejenya… dan banyak curhatnya… ahahaha, Anda akan menyesal kalau tetep mebacanya]

Image

Ada yang bilang, menikah itu jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Katanya.. Saya juga ga ngerti, belum jadi praktisi mengenai itu. Ahaha

Tapi ga jauh-jauh sih, bukaaan.. bukaan nikahnya.. ga jauh-jauh ama jatuh cinta.. *uhuk

Ini tentang jatuh cinta berkali-kali dengan hal yang sama.

Eh, tapi bukan sedang bahas 2P alias Palestina dan Papua seperti biasa saya jatuh cinta *halah

Ini tentang ilmu hadits…

Di almari kayu besar dan berat bercat hitam itu bapak dulu menyimpan koleksi bukunya. Cara membukanya lucu, Kuncinya di atas dan engselnya di bawah. Untuk anak bertubuh mungil seperti saya membuka almari itu saja sudah rumit, tambah kalau sudah tebuka ni perut mentok di ujung kayu yang terbuka tangan harus menjangkau jauh dan kaki agak berjinjit. Hihihi

Tapi saya selalu suka diam-diam membuka almari itu saat bapak ibu masih di sekolah. Anak SD kan pulangnya pagi. Ehehe.. Rumah sepi *yaiyalah saat itu saya anak pertama yang masih menjadi anak tunggal.

Saya suka mengambil buku-buku bapak untuk dibaca atau sekedar ditumpuk di lantai untuk dibuka-buka. Nah, terutama terjemah al-lu’lu’ wal marjan, bulughul maram dan riyadhush shalihin. Waktu itu buku ini menarik untuk say abaca Karena seperti melihat, oh.. begini aku harus menjalankan hidup. Meski tentu saja banyak hal yang masih belum mengerti tapi tetap saja baca. Seruuu saja membuka-buka random bab-bab yang ada di situ.

Ini mungkin awal jatuh cinta saya dengan ilmu hadits..  saya merasa sunnah itu dekat sekali dengan keseharian kita.. *eh anak kecil belum mudheng sunnah ding.. Maksud saya, yang terasa waktu itu Islam itu keren.. rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam sudah mengajarkan hal-hal keseharian kita yang kita butuhkan sehari-hari. Bahasa yang ada dalam hadits juga ga ribet. Seumuran saya waktu itu juga sudah manggut-manggut waktu baca…

Dari situ juga,  saya mulai ‘dipaksa’ membaca pengantar/muqaddimah suatu buku. [Maka kadaang heran sama orang-orang yang bisa baca buku ga pake baca pengantar/muqoddimahnya. Saya perlu brainstorming atau memahami apa yang dibawa buku itu agar nyambung. ] Kisahnya dari buku tarjamah bulughul maram oleh A. Hassan penerbit CV Diponegoro.. Saya membuka langsung bab-bab nya seperti apa yang saya lakukan dengan Al-Lu’lu’ wal marjan & riyadhushshalihin. Buka bab yang saya suka, acak.Dan mendadak pusing dengan istilah-istilah dalam ilmu hadits di keterangan hadits tersebut. Misal dikeluarkan oleh  Empat, isnad, perawi, dll. Ini apa ya maksudnya.. Saya tak menemukan di 2 buku terjemah sebelumnya (3 lebih tepatnya karena al-lu’lu wal marjan 2 jilid) karena di buku itu tidak dijelaskan detil takhrij hadits itu. Mau tak mau bacalah bagian muqaddimah yang merupakan penjelasan-penjelasan istilah-istilah dalam ilmu hadits. Hanya membaca dan bengong plus bingung ditambah ejaannya ejaan lama.. aakkk lengkap sudah. Hehe

Tapi entah mengapa rasa penasaran it uterus terbawa sampai saat ini, seolah ketika akhirnya mengerti secuil bagian tentang apa yang saya penasarankan berasa teriak “ahaaaa” ketemuuu.. Ini dia yang dulu aku bingung maksudnya. Hihihi

Dan tambah lagi satu buku baak yang membuat aku terus penasaran tentang ilmu hadits ya buku musthalah hadits.. menemukan buku itu semacam ketemu buku yang aku ga ngerti sama sekali apa maksudnya, tapi namanya kadung jatuh cinta.. ada semacam keinginan terpendam.. iyaa suatu saat aku harus paham isi buku ini.

Wal ngempi (2011 mungkin) aku ingat ada yang memberikan software lidwa (kitab 9 imam) dan aku baru ngertiiiii coba kalo ada kitab-kitab itu.. parah ga sih.. makin jingkrak-jingkrak seneng.. haha.. dulu bingung ama ntu software.. sekarang sih, hampir tiap hari buka versi onlinenya. Ngutak-atik apa aja ni yang bisa dikorek dari aplikasi ini.. ternyata ada kedudukan rawi, ada jalur sanad, ada bab2 di kitab. Dan aku baru ngeh juga kalo musnad imam ahmad yang paling ‘unik’ dari 9 kitab tersebut.

Setahun yang lalu mungkin ga kebayang ngerti tentang cara-cara para ulama ahli hadits dalam menyusun kitab haditsnya.. dan ternyata beberapa pekan lalu saya ‘dipaksa’ membuat makalah tentang kitab-kitab hadits… Lebih berat lagi mempresentasikannya. Belum lagi anak-anak pada nanyanya berat-berat pula.. ahahaha.. Karena memang saya belum paham bener sih..hihi.. tapi di situ makin jatuh cinta dengan para ulama ahli hadits..

Ada pertanyaan lucu waktu itu, “getol itu apa sih mba?” gegara di makalah itu ada kalimat para ulama yang getol menekuni hadits. Ini pertanyaan sambil lalu saja, setelah saya jelaskan tentang ‘getol’nya para ulama ahli hadits. Eh, ada yang nyeletuk “seperti saya”. Langsung lah spontan takkomen “cieee, keren.. keren.. “  Dianya malah bilang, bukan aku mba.. saya >> mba fajar.. kan nek bahas hadits getol banget.. ahaha aku langsung ketawa.. aamiin.. Aku bisa meleleh.. haghag

Dan. Perjalanan cinta ini masih sangaaaat paaaanjaaaang.. masiiih jauuuuuuuhh.. Berkali-kali sandungan, terperosok.. tertunda, terjengkal.. Bosan, jenuh.. Dan MALAS (ini ujian terberat). Kebanyakan tidur sih jaaar! *plaak

Kadang merasa ‘kesepian’.. saya rindu sekali membahas tentang ilmu hadits dengan sahabat-sahabat yang kini sudah pada balik ke daerahnya masing-masing.

Jarang punya kawan berbincang membahas hal yang menurutku sangat seruuuu ini. Apalagi perempuan. Di kampus aja yang suka ama matkul hadits laki-laki semua. Hadeeeh. Jadi inget pas pertama orientasi tentang prodi, 6 bulan yang lalu, dibilang: jadi prodi tafsir hadist oleh kementerian agama ditiadakan.. diminta memilih antara Ilmu Al-Quran dan Tafsir atau Ilmu Hadits.. nah, di sini memutuskan yang pertama. Glodaaak.. Waktu pak kaprodi menjawab pertanyaan saya yang sedikit agak ‘protes’ koq ga milih ilmu hadits aja, beliau bilang “peminat ilmu hadits itu sedikit”. Berasa sedih banget, nyesek waktu ini.. Dan sejatinya saya dari dulu nyari ummahat/ustadzah yang konsen ke studi hadits.. Saya berasa dunia ilmu hadits itu “dunia laki-laki” kayak Teknik aja.. nyari perempuan yang suka belajar tentang ini dikit amat.. Yaa Allaah..

Tapi kemarin sedikit terobati.. ngeliat ada desertasi Dukturaah (Muslimah) yang membahas ilmu jarh & ta’dil.. kerreeeeennnnn.. maa syaa Allah.. dan dikasi tau beberapa ‘ulama ahli hadits perempuan. Salah satunya Karimah binti Ahmad Al Marwaziyah rahimahullah salah satu yang dijadikan rujukan Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam menyusun Fathul Bari..

Hehe ya sudahlah.. kalo ngomongin cerita ‘kegilaan’ saya ama ilmu hadits mah bisa panjang kali lebar ama tinggi.. si Alma tu yang sering jadi korban.. dulu pas masih di Jogja.. ahahaha

Mohon do’anya agar saya bisa meluruskan niat meniti cinta yang ini.. dengan sabar dan tekun.. Setiap kali mempelajarinya, berkali-kali jatuh cinta… tertantang dan ingin paham… ingin mengamalkan… ingin membuktikan upaya untuk benar-benar mencintai Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan menjalankan sunnahnya.. ingin berbuah ilmu yang dapat diambil manfaatnya.. dan mampu menularkannya..

Semakin belajar semakin menyadari bahwa buanyaaaak banget yang belum ngerti.. kadang pengen mewek deh kalo udah gitu.. *cengeng.. haghag

Mencintai memang tak bisa sederhana…

Tak bisa hanya ingin. Tapi harus mengiringi ingin dengan kemauan keras. Kesungguhan dalam mewujudkan. Kalau hanya ingin… semua orang juga bisa.

*bagian terakhir untuk ‘menampar’ diri sendiri*

Sekian kegejean saya, karena tadi ketampol ada yang bilang sarang laba-laba di blog..qeqeqe *baiklah pemanasan dulu… pemanasan muluuu kapan nulis benerrrnya jaar.. ehehehe

*lagi kangen ama yang njepret tu poto di atas.. adikq.. *

oiya promosi.. ada yang mau buku antologi ini? *upz.. malah iklan =))) hahaha

Sucikah?

Apakah cinta itu suci? Seandainya cinta itu suci, tak akan ada yang terjerumus ke dalam api neraka menyala-nyala bersebab salah mencintai.

Apakah cinta tak suci semata karena cara mencinta? Tidak. Bahkan rasa cinta itu sendiri ada yang bermasalah sehingga harus dikikis habis.

-Ustadz Fauzil Adhim-

@kupinang

Fatwa-fatwa PKS Seputar Perayaan Natal

saia pengen ngereblog ini…
nuwun, Kun

PKJ 4.0

Pusat Konsultasi Syariah (PKS) atau Sharia Consultating Center (SCC) adalah sebuah lembaga yang merupakan sayap tsaqafah syar’iyah Partai Keadilan Sejahtera. Para ahli yang menjadi pengurus dan anggota Pusat Konsultasi Syariah sepenuhnya merupakan pengurus Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DSP PKS).

Salah satu produk/program yang dibuat oleh Pusat Konsultasi Syariah adalah situs konsultasi keIslaman yang beralamat di syariahonline.com. Situs ini sudah berdiri sejak awal tahun 2000-an. Dan dalam masa itu hingga 2012, telah muncul berapa fatwa mengenai hal-hal seputar perayaan agama lain, khususnya Natal yang dirayakan kaum Nashrani.

Berikut ini kami ringkas, nukil, dan sunting aksara fatwa-fatwa tersebut:

Tentang Natal

Islam mengakui keberadaan agama Nashrani dan Yahudi. Juga mengakui kenabian Musa dan Isa sebagai utusan Allah. Bahkan Islam meyakini bahwa kitab suci Taurat dan Inji adalah kitab suci yang Allah turunkan. Semua itu merupakan bagian dari ruun iman dalam ajaran Islam. Syariat kedua agama itu pun diakui Islam sebagai syariat…

View original post 7,082 more words